LQ dinyatakan tersangka oleh otoritas China setelah diduga mengumpulkan lebih dari 100 miliar Yuan (sekitar Rp 200 triliun) dari lebih dari 50.000 korban
Buronan asal China yang berinisial LQ mengenakan masker dan dikawal petugas Imigrasi sebelum konferensi pers di Jakarta, Indonesia, Kamis, 10 Oktober 2024. - Imigrasi Indonesia menangkap seorang tersangka asal China yang dicari oleh otoritas Beijing terkait kasus penipuan investasi senilai lebih dari Rp 200 triliun.
Tersangka berinisial LQ, seorang pria berusia 39 tahun, ditangkap pada tanggal 1 Oktober ketika hendak berangkat ke Singapura. Sistem auto-gate imigrasi di bandara tersebut mengenali identitasnya melalui data biometrik sebagai buronan yang dicari oleh otoritas China, seperti laporan Associated Press hari Kamis, 10 Oktober 2024. Dirjen Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM, Silmy Karim menyatakan, tersangka telah masuk dalam daftar buronan Interpol sejak akhir September. LQ tiba di Bali pada 26 September dengan menggunakan paspor Turki atas nama Joe Lin, hanya sehari sebelum Interpol mengeluarkan Red Notice, permintaan penahanan terhadap tersangka yang dikeluarkan oleh negara tertentu. Tersangka dihadirkan dalam konferensi pers di Jakarta pada hari Kamis, mengenakan baju tahanan berwarna oranye dan masker.“Dia salah memilih Indonesia sebagai negara transit, apalagi mencoba menjadikannya tempat bersembunyi,” kata Silmy Karim, yang memuji kemajuan teknologi dan kerjasama antara pihak imigrasi dan kepolisian nasional dalam kasus ini.Irjen Krishna Murti, Kepala Divisi Internasional Kepolisian RI menjelaskan, proses deportasi atau ekstradisi tersangka ke China masih membutuhkan waktu. Indonesia harus memastikan apakah tersangka benar-benar telah menjadi warga negara Turki atau menggunakan paspor palsu untuk masuk ke Indonesia. "Kita harus menghormati hak-hak tersangka," tambah Krishna, seraya menegaskan bahwa tersangka tidak melakukan pelanggaran hukum di Indonesia. LQ dinyatakan tersangka oleh otoritas China setelah diduga mengumpulkan lebih dari 100 miliar Yuan dari lebih 50 ribu korban dalam skema ponzi, sebuah bentuk penipuan investasi. Sebagai negara kepulauan yang terletak di persimpangan Asia dan Pasifik, Indonesia kerap menjadi sasaran bagi kejahatan terorganisir lokal maupun internasional.Bulan lalu, Indonesia juga menangkap Alice Guo, seorang mantan wali kota di Filipina yang terlibat dalam sindikat kriminal China. Guo kemudian dideportasi ke Filipina. Selain itu, pada bulan Juni, Chaowalit Thongduang, salah satu buronan paling dicari di Thailand, juga ditangkap di Bali terkait beberapa kasus pembunuhan dan perdagangan narkoba di negaranya.
Buronan Internasional Red Notice Interpol Kasus Skema Ponzi Penipuan Rp 200 Triliun Interpol China Imigrasi Indonesia Silmy Karim Kasus Kriminal China Sindikat Kriminal China
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Transmisi ”Gempa” Ekonomi ChinaIndonesia yang mempunyai pasar di China perlu mempersiapkan pasar lain sehingga guncangan di China bisa dikompensasi.
Baca lebih lajut »
Media China Sebut Indonesia Kesulitan Pertahankan Perbatasan Maritim di Laut China SelatanMedia China menyebut Indonesia kesulitan mempertahankan perbatasan maritimnya di Laut China Selatan.
Baca lebih lajut »
Baru IPO, 17 Saham Ini Langsung Ngacir: Ada yang Terbang 200% LebihDari 34 saham IPO 2024, terpantau ada 17 saham yang berkinerja positif sejak IPO hingga sesi I hari ini.
Baca lebih lajut »
Chile-Indonesia, dari Kapal ke Jawa 200 Tahun Lalu hingga Anggur untuk PausHubungan dagang Indonesia dengan Chile meretas ratusan tahun. Chile menganggap Indonesia sebagai teman yang alami.
Baca lebih lajut »
Indonesia Perkuat Kerja Sama dengan China Lewat China-ASEAN ExpoKisah Yulina Raharjo, seorang perempuan Indonesia yang memulai perjalanan karirnya sebagai asisten dan penerjemah di China-ASEAN Expo hingga kini menjadi pemimpin tim ekshibitor. Yulina bercerita tentang pengalamannya selama sembilan tahun berpartisipasi dalam pameran ini.
Baca lebih lajut »
Jejak Bumi Indonesia tanam 200 ribu bibit pohon cegah banjirJejak Bumi Indonesia (JBI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatra Selatan menanam sebanyak 200 ribu bibit pohon produktif sebagai upaya penghijauan untuk ...
Baca lebih lajut »




