Presiden Jokowi diminta tak diam saja menyikapi KPK yang menolak melakukan tindakan korektif sebagaimana hasil pemeriksaan Ombudsman RI.
Direktur Eksekutif IndoStrategic A Khoirul Umam, menilai seharusnya Jokowi sebagai atasan langsung menegur pimpinan KPK yang telah bersikap antikoreksi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
KPK vs Ombudsman RI Gegara 75 Pegawai KPKOmbudsman RI dan KPK saling serang gegara polemik proses tes wawasan kebangsaan (TWK) terhadap 75 pegawai KPK. Siapa yang Anda dukung?
Baca lebih lajut »
Super Power KPK: Tolak Rekomendasi MK, Presiden Jokowi, dan OmbudsmanICW berpandangan, arahan Jokowi dan MK saja diabaikan oleh pimpinan, apalagi hanya arahan Ombudsman yang notabene tak ada sanksi di dalamnya.
Baca lebih lajut »
Soal LAHP TWK, KPK Telah Kirim Surat Keberatan ke OmbudsmanKPK resmi mengirimkan surat keberatan untuk Ombudsman RI (ORI), terkait Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) pelaksanaan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Komisi...
Baca lebih lajut »
Pegawai Mengaku Tak Paham Logika Pimpinan KPK yang Serang Balik OmbudsmanPerwakilan 75 pegawai nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi Hotman Tambunan mengaku tak habis pikir dengan pernyataan pimpinan KPK yang diwakili Nurul Ghufron.
Baca lebih lajut »
Novel Baswedan: KPK Seharusnya Malu dan Minta Maaf ke OmbudsmanMenurut Novel, temuan dari Ombudsman itu serius dan menggambarkan adanya skandal serius dalam upaya pemberantasan korupsi.
Baca lebih lajut »
Novel Baswedan Nilai Sikap Pimpinan KPK ke Ombudsman MemalukanNovel Baswedan menilai sikap pimpinan KPK terhadap laporan Ombudsman RI mengenai tes wawasan kebangsaan memalukan. Dia menilai KPK seharusnya menganggap masalah TWK sebagai skandal. TempoNasional
Baca lebih lajut »