Efisiensi gaji karyawan untuk kompensasi disebut tidak akan mengurangi kesejahteraan
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perusahaan Listrik Negara berencana akan menggunakan biaya operasional untuk menutupi besaran biaya kompensasi atas listrik padam dalam skala besar pada Ahad . Salah satunya, tutur dia, dengan efisiensi gaji karyawan.
Baca Juga PLN harus mengganti kompensasi atas pemadaman listrik yang melanda hampir sebagian besar Pulau Jawa pada Ahad senilai Rp 839 miliar."Iya, maka harus hemat lagi, nanti gaji pegawai dikurangi kira-kira begitu," kata "Di PLN sudah ada aturan itu, kalau kinerja tidak bagus ya dipotong gajinya," di Gedung DPR, Jakarta, Selasa .
Rincian penggantian adalah untuk golongan subsidi akan diberikan kompensasi diskon sebesar 20 persen dari biaya beban. Sedangkan untuk nonsubsidi akan mendapatkan kompensasi sebesar diskon 35 persen dari biaya beban.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pemerintah Minta Efisiensi PLN Tak Bikin Listrik 'Byar Pet'Usai padamnya listrik di sebagian Jawa bagian barat, Pemerintah meminta upaya efisiensi yang dilakukan PLN tidak mengorbankan kepentingan masyarakat.
Baca lebih lajut »
PLN Potong Gaji Pegawai untuk Bayar Kompensasi Listrik PadamUntuk membayar kompensasi pemadaman listrik ke pelanggan, PLN tidak mengambil dari biaya subsidi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
Baca lebih lajut »
Bayar Kompensasi, PLN akan Potong Gaji PegawaiDana diambil dari gaji pegawai karena PLN tak boleh pakai APBN untuk kompensasi.
Baca lebih lajut »
Kunjungi PLN, Presiden: PLN Mestinya Punya Backup Plan
Baca lebih lajut »
Sambangi Kantor PLN, Jokowi: Kenapa tidak Bekerja dengan Cepat dan Baik?Saat hadir di kantor PLN Pusat di Jakarta, Presiden Joko Widodo menyampaikan rasa kecewanya terhadap kinerja direksi PLN yang begitu lama mengatasi mati lampu. Matilampu
Baca lebih lajut »
Presiden Joko Widodo tegur pimpinan PLN: 'Apakah tidak dikalkulasi ada kejadian seperti itu'Presiden Joko Widodo mendatangi kantor pusat PLN pada Senin (05/08) pagi dan menegur pimpinan PLN terkait pemadaman listrik lebih dari 6,5 jam di wilayah Jakarta, Banten dan sebagian Jabar dan Jateng.
Baca lebih lajut »