Masuknya Gerindra ke koalisi akan semakin memperkuat pemerintah di DPR.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kemungkinan Partai Gerindra bergabung dalam koalisi Pemerintahan Jokowi-Amin semakin menguat pascapertemuan sang ketua umum Prabowo Subianto dengan presiden terpilih Joko Widodo di Istana Negara pada Jumat lalu.
Menurut pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Profesor Siti Zuhro, kemungkinan Gerindra bergabung dengan koalisi pemerintahan tak terlepas dari gagalnya kader Gerindra, Ahmad Muzani, menjabat Ketua MPR RI. Pucuk pimpinan lembaga tinggi negara itu akhirnya diisi oleh kader Golkar, Bambang Soesatyo.
Selain itu, jelas Siti, Partai Gerindra juga hanya mendapat kursi wakil ketua DPR. Tentu hal ini akan menjadi alasan kuat Gerindra masuk ke dalam koalisi Jokowi. Kader Gerindra bisa mengisi sejumlah pos kementerian. Sedangkan di pihak partai koalisi pemerintah, terutama dari Presiden Jokowi sendiri, masuknya Gerindra akan membuat pemerintah mendapat dukungan penuh di Senayan."Gerindra meski tidak sejak awal, tapi ini kan partai yang sangat seksi untuk dirangkul," ucapnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Golkar Minta Jokowi Prioritaskan Partai KoalisiPermintaan Golkar menyusul kabar Gerindra dan Demokrat merapat ke pemerintah.
Baca lebih lajut »
PKB dan PPP tak Khawatir Jatah Menterinya BerkurangGerindra dan Demokrat kemungkinan akan bergabung ke koalisi pendukung Jokowi.
Baca lebih lajut »
Keutuhan Bangsa di Atas Kepentingan ParpolSurya Paloh tidak mempersoalkan bergabungnya Gerindra ke koalisi pemerintahan Jokowi sepanjang berada pada tekad yang sama.
Baca lebih lajut »
Kata Pengamat Bila Gerindra dan Demokrat Masuk PemerintahanPengamat: “Bila Demokrat dan Gerindra bergabung, menurut saya sangat tidak balance, sangat tidak imbang. Karena itu saya mengatakan kenapa perlu ada konsolidasi civil society.”
Baca lebih lajut »
Salam Hormat PKS Pada Parpol Berkeringat Pendukung JokowiGerindra kini terpantau kian mendekat ke Jokowi. Namun PKS tak mau ikut langkah ke Istana karena menghormati parpol-parpol yang sedari awal mendukung Jokowi.
Baca lebih lajut »
Perludem: Gerindra Merapat ke Jokowi Bak Dua Sisi Mata UangBergabungnya Gerindra dengan pemerintah akan memperkuat pemerintahan.
Baca lebih lajut »