KPAI: 22 Persen Anak Menonton Tayangan Bermuatan Pornografi Saat Pandemi

Indonesia Berita Berita

KPAI: 22 Persen Anak Menonton Tayangan Bermuatan Pornografi Saat Pandemi
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 20 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 11%
  • Publisher: 68%

Ketua KPAI Susanto mengatakan, hasil survei nasional KPAI dalam situasi pandemi Covid-19 menunjukkan 22 persen anak Indonesia masih melihat tayangan tidak sopan. / Nasional

Tayangan tidak sopan tersebut meliputi tayangan atau konten yang bermuatan poronografi dan hal-hal lain yang tidak sesuai dengan budaya Indonesia.

Susanto mengatakan, dalam situasi pandemi Covid-19 ini, anak-anak semakin lekat dengan dunia digital.Berdasarkan data survei tersebut, setidaknya hampir 60 persen anak Indonesia yang menggunakan media digital. Oleh karena itu, penyelenggara pemerintahan terutama pemerintah daerah harus hadir untuk melindungi anak-anak dari gadget yang saat ini sangat identik dengan pelajar.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

kompascom /  🏆 9. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

KPAI Khawatir Kesenjangan Pendidikan di Masa Pandemi Bikin Anak Putus SekolahKPAI Khawatir Kesenjangan Pendidikan di Masa Pandemi Bikin Anak Putus Sekolah\n'Jangankan internet untuk belajar jarak jauh, listrik pun belum ada..,' katanya.
Baca lebih lajut »

Ada Konten Porno di Situs Belajar, KPAI Minta Orangtua Dampingi Anak Saat PJJ dengan InternetAda Konten Porno di Situs Belajar, KPAI Minta Orangtua Dampingi Anak Saat PJJ dengan InternetKPAI juga menyayangkan adanya laporan konten pornografi dalam situs belajar daring anak
Baca lebih lajut »

22 Tahun Pasca Pemboman Kedubes AS di Afrika, Keluarga Korban Masih Tunggu Kompensasi22 Tahun Pasca Pemboman Kedubes AS di Afrika, Keluarga Korban Masih Tunggu KompensasiBagi Edith Bartley, serangan teror terhadap Kedutaan Besar Amerika di Kenya dan Tanzania dua puluh dua tahun lalu tidak akan pernah lepas dari ingatan. Ia kehilangan ayah dan abangnya dalam ledakan bom di Nairobi, dan ia terus menyuarakan nasib keluarga para korban. “Ini semua tentang...
Baca lebih lajut »

Banjir di Korea Utara, Sedikitnya 22 Meninggal dan 4 HilangBanjir di Korea Utara, Sedikitnya 22 Meninggal dan 4 HilangFederasi Palang Merah dan Bulan Sabit Merah Internasional IFRC mengatakan sedikitnya 22 orang meninggal dan empat lainnya hilang dalam banjir dahsyat di Korea Utara. Dalam pernyataan tentang angka korban dari pejabat-pejabat Korea Utara, IFRC mengatakan banjir juga telah merusak panen,...
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-04 13:48:59