Ali menjelaskan, adanya protokol riset bertujuan agar validitas hasil riset dapat dipercaya oleh masyarakat.
KETUA Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 Kementerian Riset dan teknologi/BRIN Ali Ghufron Mukti mengapresiasi Universitas Airlangga beserta Badan Intelijen Negara dan TNI-AD yang telah berupaya melakukan riset untuk berkontribusi mengatasi pandemi covid-19.
“Demikian juga mulai dari ethical clearance, informed consent, pemilihan subyek, kemudian monitoring, kalau ada perubahan kemudian harus diikuti dengan baik,” kata Ali dalam konferensi pers di kantor Badan POM, Rabu . Dalam kesempatan yang sama, anggota Komnas Penilai Obat Badan Pengawas Obat dan makanan Anwar Santoso menambahkan, hasil uji klinik yang baik harus dapat menghasilkan dua output yakni saintifik dan nilai-nilai yang bisa dipertanggungjawabkan dan harus mengandung nilai sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Konsorsium Riset: Belum Ada Obat yang Bisa Diklaim untuk COVID-19Berbagai klaim penemuan obat COVID-19 bermunculan. Konsorsium riset dan inovasi COVID-19 memastikan belum ada obat yang bisa diklaim spesifik untuk COVID-19. via detikHealth
Baca lebih lajut »
Konsorsium Riset Tekankan Belum Ada Satu pun Obat Khusus untuk COVID-19Konsorsium Riset dan Inovasi COVID-19 mengatakan studi imunomodulator yang diuji di Wisma Atlet pun masih dalam proses
Baca lebih lajut »
Telkom University Dorong Mahasiswa Ciptakan Inovasi Riset |Republika OnlineTelkom University unggul dari sisi outcome yaitu inovasi dan pengabdian masyarakat
Baca lebih lajut »
Dongkrak Produk Pertanian Unggulan, Petrokimia Gresik Perluas Lahan RisetLuas area riset dan kebun percobaan Petrokimia Gresik saat ini mencapai sekitar 7,5 hektar.
Baca lebih lajut »
Petrokimia Gresik Perluas Kebun Riset 1,4 HMerealisasikan arah pengembangan perusahaan berbasis riset, Petrokimia Gresik melakukan perluasan kebun percobaan. PetrokimiaGresik
Baca lebih lajut »
Pakar: Laporan Hasil Riset Obat Covid-19 Harusnya ke BPOM |Republika OnlineUnair malah melaporkan hasil risetnya lebih dulu ke TNI dan BIN alih-alih ke BPOM.
Baca lebih lajut »