Lebih dari 40 ribu tes akan diluncurkan pada pekan depan di Rusia.
REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI -- Rusia dilaporkan sedang mempersiapkan program uji vaksin Covid-19 terbesar di lima negara, termasuk Arab Saudi. Pengusaha Rusia Kirill Dmitriev yang memimpin pengembangan vaksin, mengatakan Saudi akan menjadi salah satu negara yang akan menguji pengobatan Covid-19 dengan vaksin bernama Sputnik V itu.
Dmitriev, yang merupakan kepala eksekutif Dana Investasi Langsung Rusia yang memiliki hubungan dekat dengan Saudi, mengatakan dia sedang dalam pembicaraan dengan Kementerian Kesehatan Saudi. Dia juga sedang mengatur kunjungan pejabat dan ilmuwan ke pusat penelitian Moskow tempat vaksin telah dikembangkan."Kami percaya bahwa Saudi akan menjadi mitra yang sangat kuat untuk kerja sama kami dalam vaksin Sputnik V," katanya.
Vaksin Rusia dikembangkan berdasarkan pekerjaan sebelumnya yang dilakukan oleh lembaga penelitian Gamaleya di Moskow pada penyakit Ebola dan MERS dan bergantung pada adenovirus manusia. Hal ini menurut Rusia telah diuji dan dibuktikan bila dibandingkan dengan teknik Barat. Vaksin Sputnik V terdaftar di Rusia dua pekan lalu sebagai vaksin anti-Covid-19 pertama yang diakui oleh pemerintah Rusia. Namun vaksin itu diragukan di Eropa dan AS karena belum melalui tahap kritis tahap 3 yang melibatkan pengujian skala besar pada manusia. Beberapa ilmuwan juga mengatakan tidak ada cukup data yang dirilis oleh Rusia tentang proses pengembangan vaksin itu.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Setelah Vaksin Manusia, Rusia Akan Kembangkan Vaksin Corona untuk HewanOtoritas Rusia disebutkan tengah berupaya mengembangkan vaksin virus corona untuk hewan peliharaan. Kucing dan anjing sebelumnya dilaporkan bisa terinfeksi. VirusCorona via detikHealth
Baca lebih lajut »
Australia Sebut akan Sediakan Vaksin bagi Negara-negara Pasifik dan Asia TenggaraAustralia akan sediakan vaksin Covid-19 tidak hanya bagi warganya, tapi juga masyarakat negara tetangga di kawasan Pasifik dan Asia Tenggara.
Baca lebih lajut »
Iran Tunggu Persetujuan WHO Sebelum Beli Vaksin Corona RusiaIran memilih menunggu proses evaluasi dan persetujuan WHO, sebelum membeli vaksin Covid-19 Sputnik-V buatan Rusia.
Baca lebih lajut »
Erick: Kerja Sama Vaksin dengan Negara Lain tak Hanya Seked |Republika OnlinePenyaluran bahan baku vaksin dari Sinovac akan dimulai pada November mendatang.
Baca lebih lajut »
Vaksin Covid-19 dari Rusia Akan Dites ke 40.000 Partisipan
Baca lebih lajut »
Paus Fransiskus Meminta Negara Kaya Tidak Menimbun Vaksin Covid-19Paus Fransiskus mengatakan seharusnya negara-negara kaya tidak hanya menimbun vaksin virus corona dan hanya memberikan dana talangan.
Baca lebih lajut »