Seribu lebih siswa SMPN 3 Kota Depok memenuhi bioskop CGV di D'mall, Kota Depok, Kamis pagi 22 Agustus 2019.
TEMPO.CO, Depok – Bukan hanya siswa, guru, dan orang tua murid pun urun dalam keramaian itu.Wakil Kepala SMPN 3, Entin Meitinawati, menjelaskan, kegiatan siswa, guru dan para orang tua murid di bioskop tersebut bukan tanpa alasan. Mereka datang karena ada imbauan langsung dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI.“Kami diiimbau langsung dari Kemendikbud agar nonton film Ayu Anak Titipan Surga,” kata Entin di bioskop, Kamis 22 Agustus 2019.
' Seorang siswa kelas IX, Chandra, mengaku tidak ada unsur paksaan dari sekolah untuk menonton film itu. Menurut dia, ada temannya yang tidak ikut menonton. Tapi buat yang ikut akan diberikan tugas usai menonton film tersebut.“Nanti kami dikasih tugas mata pelajaran Bahasa Indonesia, PKN, dan Agama,” kata Chandra yang menambahkan membayar Rp 35.000 untuk menonton film tersebut.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Wali Kota Depok Tanggapi Pilkada Depok 2020Belum terlihat ada calon-calon wali kota dan wakil walkot Depok.
Baca lebih lajut »
Tanggapan Wali Kota Depok tentang Wacana Provinsi Bogor RayaSetelah Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi, kini giliran Wali Kota Depok Idris Abdul Shomad yang angkat bicara terkait wacana...
Baca lebih lajut »
Sebanyak 215 Sekolah di Kota Depok akan DiakreditasiPenilaian fokus pada upaya sekolah dalam memenuhi delapan standar mutu pendidikan.
Baca lebih lajut »
Ibu Kota Baru, Pengamat Tata Kota Kalimantan: Kaltim Lebih CocokPengamat tata kota dari Institut Teknologi Kalimantan mengatakan Kaltim lebih cocok menjadi ibu kota.
Baca lebih lajut »
Balai Kota Yogya Digeledah KPK, Wali Kota: Saya tidak TahuWali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti mempersilakan KPK menjalankan tugasnya.
Baca lebih lajut »
Provinsi Bogor Raya, Ini Kota-kota Disarankan Gabung ke JakartaBudayawan Betawi Ridwan Saidi mendukung wacana Kota Bekasi bergabung ke Jakarta tentang wacana yang lain, yakni pembentukan Provinsi Bogor Raya.
Baca lebih lajut »