Satgas Penanganan Covid-19 melihat deklarasi KAMI berpotensi menyebarkan virus Corona karena banyak prosedur kesehatan yang...
di Tugu proklamasi yang melanggar protokol kesehatan covid-19. Salah satu protokol yang dilanggar adalah adanya kerumunan massa.
Seperti diketahui adanya kerumunan akan menyebabkan mudahnya penularan covid-19. ”Ini terlihat ada kerumunan massa yang cukup besar dan sangat berdekatan,” katanya saat konferensi pers, Selasa . Dia juga melihat banyaknya peserta deklarasi yang tidak menggunakan masker. Selain itu ada juga yang menggunakan masker tapi tidak secara benar.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Obat Covid-19 Unair Diragukan Pakar, Ini Tanggapan Satgas Covid-19'Pasti Universitas Airlangga dalam menjalankan tes dan uji klinis dari obat yang dikembangkan telah melalui kaji etik,' kata Wiku.
Baca lebih lajut »
Update Covid-19: Tambah 1.821, Kasus Positif Covid-19 di Indonesia Jadi 141.370Penambahan kasus baru Covid-19 sebanyak 1.821 ini didapat dari hasil pemeriksaan spesimen sebanyak 12.453.
Baca lebih lajut »
Konsorsium Riset Covid-19 Tegaskan, Belum Ada Obat Covid-19 di DuniaKetua Konsorsium Riset dan Inovasi Covid-19 Kemeristek/BRIN menegaskan bahwa hingga saat ini, belum ada obat yang spesifik untuk Covid-19 di dunia.
Baca lebih lajut »
Satgas Covid-19 Soroti Pelanggaran Protokol Kesehatan Saat Deklarasi KAMIWiku menyebut ada beberapa pelanggaran protokol kesehatan dalam acara Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) di Tugu Proklamasi di Menteng.
Baca lebih lajut »
Satgas Covid-19 Jateng Siapkan Operasi Penegakan SerentakRencananya operasi akan dimulai pekan depan setelah melalui tahap sosialisasi kepada masyarakat.
Baca lebih lajut »
Satgas yakin Unair Uji Klinis Obat Covid-19 dengan LayakSatgas yakin Unair Uji Klinis Obat Covid-19 dengan Layak. Sampai sekarang belum ada izin edar dari BPOM untuk obat tersebut karena masih dalam uji klinis.
Baca lebih lajut »