Puspom TNI dan KPK Geledah Kantor Basarnas, Cari Barang Bukti Suap Henri Alfiandi

Indonesia Berita Berita

Puspom TNI dan KPK Geledah Kantor Basarnas, Cari Barang Bukti Suap Henri Alfiandi
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 pikiran_rakyat
  • ⏱ Reading Time:
  • 46 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 22%
  • Publisher: 68%

Puspom TNI dan KPK Geledah Kantor Basarnas, Cari Barang Bukti Suap Henri Alfiandi . Selengkapnya di PuspomTNI KPK Basarnas Korupsi HenriAlfiandi

– Penyidik dari Puspom TNI dan KPK menggeledah Kantor Basarnas terkait kasus dugaan suap yang melibatkan Kabasarnas Marsdya Henri Alfiani. Penggeledahan dilakukan sejak Jumat, 4 Agustus pukul 10.00 WIB untuk mencari barang bukti kasus tersebut.

"Penggeledahan oleh Penyidik Puspom TNI dengan KPK ini menunjukan bahwa TNI serius menyelesaikan kasus dugaan suap itu secara profesional,” kata Kapuspen TNI Laksda TNI Julius Widjojono, Jumat, 4 Agustus 2023. Sebelumnya, dua prajurit TNI aktif, Henri Alfiandi dan Afri Budi Cahyanto telah tetapkan sebagai tersangka dari oleh Puspom TNI. Seluruh proses hukum kedua tersangka itu akan ditangani oleh Puspom TNI.

Sementara, tiga orang warga sipil selaku pemberi suap, yakni MG , M dan RA ditetapkan tersangka oleh KPK. Perkara ketiga tersangka pun ditangani oleh KPK.Panglima TNI pastikan proses hukum Kabasarkan transparan Panglima TNI Laksamana Yudo Margono menegaskan pihaknya akan memproses hukum Kepala Badan Pencarian dan Pertolongan Marsdya Henri Alfiandi secara terbuka. Bahkan, ia mengajak media memantau kasus tersebut."Proses peradilan-nya terbuka, silakan media memantau itu.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

pikiran_rakyat /  🏆 11. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Kasus Kepala Basarnas, Panglima TNI: Saya yang Tanda Tangan PenahananPanglima TNI Laksamana Yudo Margono menegaskan tidak akan ada impunitas bagi Kepala Basarnas Marsdya Henri Alfiandi.
Baca lebih lajut »

KPK Serahkan Mobil yang Diamankan saat OTT Basarnas ke Puspom TNIKPK Serahkan Mobil yang Diamankan saat OTT Basarnas ke Puspom TNIKPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka terkait kasus dugaan suap pengadaan barang dan jasa di Basarnas. Dua tersangka di antaranya merupakan prajurit TNI aktif, yakni Kepala Basarnas Henri Alfiandi dan anak buahnya, Afri.
Baca lebih lajut »

Puspom TNI Periksa Tiga Tersangka Korupsi Basarnas yang Ditangani KPKPuspom TNI Periksa Tiga Tersangka Korupsi Basarnas yang Ditangani KPKKPK fasilitasi penyidik Puspom TNI untuk memeriksa tiga tersangka kasus korupsi di Basarnas. Ketiganya diperiksa sebagai saksi untuk melengkapi berkas perkara tersangka Kepala Basarnas Marsekal Madya Henri Alfiandi. Polhuk AdadiKompas
Baca lebih lajut »

KPK dan TNI Beda Suara soal Proses Awal Kepala Basarnas Tersangka, Siapa yang Bohong?KPK dan TNI Beda Suara soal Proses Awal Kepala Basarnas Tersangka, Siapa yang Bohong?Ketua KPK sebut TNI sudah dilibatkan di proses penetapan tersangka dalam kasus suap di Basarnas. Tapi, TNI sebut baru tahu Kepala Basarnas tersangka
Baca lebih lajut »

Kantor Basarnas Digeledah Puspom TNI dan KPK, Buntut Kasus Suap KabasarnasKepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksamana Muda TNI Julius Widjojono mengatakan TNI dan KPK menggeledah Kantor Basarnas.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 13:20:44