Aksi pungutan liar berkedok operasi Kepolisian terjadi terhadap turis asal Jepang
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Sebuah aksi pungutan liar berkedok operasi Kepolisian terjadi terhadap turis asal Jepang di Jembrana, Bali viral di internet. Polri pun mengambil tindakan dan telah menyelidiki aktivitas tersebut
Argo mengatakan, bagaimanapun tindakan oknum tersebut tidak dibenarkan. Polri meminta maaf kepada masyarakat jika masih ada tindakan oknum Kepolisian seperti yang terjadi di Jembrana, Bali tersebut. Pihaknya rutin razia di jalan utama tersebut karena Jembrana termasuk perlintasan barang atau orang dari Jawa ke Bali. Namun, sayangnya ada oknum polisi tak bertanggungjawab yang memanfaatkannya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Polri Klaim Sudah Tindak Polisi yang Minta Rp 1 Juta Saat Tilang Turis JepangMenurut Polri, kejadian pemerasan di Jembrana, Bali tersebut terjadi pada pertengahan 2019.
Baca lebih lajut »
Polisi Benarkan Turis Jepang Kena Pungli di Bali, Polri: Tahun LaluKepolisian RI merespons ramainya pembicaraan ihwal oknum anggota yang melakukan pungutan liar atau pungli kepada turis Jepang.
Baca lebih lajut »
Peras Turis Jepang, Dua Oknum Polisi di Bali Cuma DimutasiSEBUAH video di kanal YouTube menampilkan dua anggota polisi di Jembrana, Bali, memeras uang Rp1 juta ke turis Jepang viral. Keduanya meminta uang karena turis Jepang tidak menyalakan lampu sepeda motornya.
Baca lebih lajut »
PM Jepang Shinzo Abe Akhirnya Kembali Bekerja Setelah Kesehatannya DiperbincangkanKepada wartawan, dia menyatakan siap kembali bekerja setelah menjalani pemeriksaan kesehatan selama dua di Rumah Sakit Tokyo.
Baca lebih lajut »
Jepang Kirim Tim Ahli Bersihkan Tumpahan Minyak di MauritiusJepang mengirim tim ahli untuk membersihkan tumpahan minyak di Mauritius.
Baca lebih lajut »