'Mohon dipahami, ini bukan bom molotov seperti biasa tetapi ini adalah bom yang memang memiliki daya ledak, jadi berbeda, tidak sesederhana bom molotov, ini adalah bom yang dirakit memang mempunyai bahan peledak,' kata Asep | Nasional
- Pihak Kepolisian RI menegaskan bahwa bom yang diamankan dari dosen Institut Pertanian Bogor Abdul Basith bukan merupakan bom molotov.Kombes Asep Adi Saputra mengatakan bahwa barang bukti yang diamankan merupakan bom rakitan.
"Mohon dipahami, ini bukan bom molotov seperti biasa tetapi ini adalah bom yang memang memiliki daya ledak, jadi berbeda, tidak sesederhana bom molotov, ini adalah bom yang dirakit memang mempunyai bahan peledak," kata Asep di Gedung Humas Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis . Asep menyampaikan bahwa bom rakitan tersebut memiliki beberapa unsur sehingga dapat dikatakan sebagai bahan peledak.Menurut dia, bom rakitan itu memiliki sumbu peledak dan bahan peledak seperti serbuk korek api, hingga paku."Di sini unsur-unsur dikatakan sebagai bahan peledak terpenuhi, dia mempunyai sumbu untuk memberikan picuan, yang kedua, sumbu itu juga terdiri dari bubuk atau serbuk korek api, di situ juga ada unsur bahan peledaknya, dan ada deterjennya, ada juga lada," ujar dia.
"Dan yang lebih mempunyai daya ledak tinggi karena di dalam balutan ini ada kandungan paku. Jadi bisa dibayangkan, andaikan ini meledak, maka daya hancurnya lebih tinggi, tidak sesederhana bom molotov," kata dia. Kemudian, bom tersebut dirakit dengan menggunakan botol kaca bekas. Menurut Asep, penggunaan botol kaca bekas juga menambah fatal dampak bom tersebut.Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, Abdul Basith ditangkap karena menyimpan 28 bom molotov.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Polri: Bom Rakitan yang Diamankan dari Dosen IPB Berdaya Ledak Tinggi, Bukan MolotovPihak Kepolisian RI menegaskan bahwa bom yang diamankan dari dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) Abdul Basith bukan merupakan bom molotov. \n
Baca lebih lajut »
Kasus Dosen IPB, Polri: Itu Bom, Bukan MolotovPolisi memastikan jika bom yang dibuat mantan dosen IPB Abdul Basith bukan sekadar bom molotov.
Baca lebih lajut »
Polisi: Peledak Dosen IPB Mirip Bom Ikan, Daya Rusak FatalKaropenmas Mabes Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan bom yang dimaksud berisi paku dan fatal jika mengenai tubuh manusia.
Baca lebih lajut »
Polisi Bantah Bom di Rumah Dosen IPB Berisi Minyak Jarak'Enggak mungkin minyak jarak akan digunakan untuk melakukan serangan atau bom molotov,' ujar Dedi.
Baca lebih lajut »
Jadi Tersangka Pemasok Bom Molotov, Dosen IPB Diberhentikan SementaraDosen IPB University ditangkap anggota Jatanras Polda Metro Jaya terkait kepemilikan bom molotov untuk chaos saat aksi mujahid 212.
Baca lebih lajut »
Jadi Tersangka Pemasok Bom Molotov, Dosen IPB Diberhentikan SementaraJika Abdul Basith nantinya memang dinyatakan bersalah oleh pengadilan, yang bersangkutan akan diberhentikan secara tetap. / Nasional
Baca lebih lajut »