PH dan PN Klaim Raih Mayoritas, Raja Malaysia Perpanjang Tenggat Waktu

Indonesia Berita Berita

PH dan PN Klaim Raih Mayoritas, Raja Malaysia Perpanjang Tenggat Waktu
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 Beritasatu
  • ⏱ Reading Time:
  • 39 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 19%
  • Publisher: 59%

Pakatan Harapan (PH) dan Perikatan Nasional (PN) masing-masing mengklaim memiliki mayoritas untuk membentuk pemerintahan.

Kuala Lumpur, Beritasatu.com – Persaingan untuk membentuk pemerintahan Malaysia yang baru mengerucut ke dua koalisi partai besar, setelah Ketua Pakatan Harapan Anwar Ibrahim dan Ketua Perikatan Nasional Muhyiddin Yassin masing-masing mengklaim raih mayoritas untuk membentuk pemerintahan. Terkait hal ini, Raja Malaysia Al-Sultan Abdullah Ri'ayatuddin Al-Mustafa Billah memberi waktu kepada kedua koalisi tersebut sampai jam 2 siang waktu setempat besok untuk membuktikan klaim mereka.

Pengelola Istana Negara Ahmad Fadil Syamsuddin mengatakan, perintah persetujuan itu diberikan menyusul permintaan partai dan koalisi ke istana hari ini.Siapa yang Bertarung di Pemilu Malaysia Kali Ini Pertemuan antara Ketua Pakatan Harapan Anwar Ibrahim dan timpalannya dari Barisan Nasional Zahid Hamidi pada Senin pagi belum menghasilkan pemerintahan Malaysia berikutnya, dengan Zahid mengatakan dewan tertinggi aliansinya belum memutuskan siapa yang akan didukung.

“Keputusan apa pun hanya akan diambil setelah panitia perunding bertemu dengan pihak mana pun yang ingin membentuk pemerintahan dan setelah dewan tertinggi BN memutuskan secara resmi setelah umpan balik dari negosiasi. Belum ada negosiasi resmi hingga saat ini,” kata Presiden UMNO Zahid.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

Beritasatu /  🏆 26. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Partai Gagal Raih Mayoritas, Raja Malaysia Keluarkan Titah BeginiPartai Gagal Raih Mayoritas, Raja Malaysia Keluarkan Titah BeginiRaja Malaysia Yang di-Pertuan Agong Al-Sultan Abdullah Ri’ayatuddin Al-Mustafa Billah Shah menitahkan
Baca lebih lajut »

Tsunami PHK, Segini Hak Pekerja Cairkan BPJS KetenagakerjaanTsunami PHK, Segini Hak Pekerja Cairkan BPJS KetenagakerjaanCara klaim BPJS Ketenagakerjaan jika mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).
Baca lebih lajut »

Melawan Tirani MayoritasMelawan Tirani MayoritasTerlepas dari kritik dan kekurangannya, demokrasi adalah satu-satunya sistem yang mencegah kekuasaan dimonopoli oleh mayoritas atau tirani mayoritas.
Baca lebih lajut »

Tak satu pun koalisi parpol capai mayoritas dalam pemilu Malaysia - BBC News IndonesiaTak satu pun koalisi parpol capai mayoritas dalam pemilu Malaysia - BBC News IndonesiaKoalisi Pakatan Harapan pimpinan Anwar Ibrahim memperoleh 82 kursi parlemen, disusul Perikatan Nasional 73 kursi, sedangkan Barisan Nasional yang berkuasa merosot ke peringkat tiga dengan 30 kursi parlemen. Koalisi parpol sekarang harus menggandeng koalisi lain untuk membentuk pemerintah karena batas minimal adalah 111-112 kursi.
Baca lebih lajut »

Tidak ada partai peroleh mayoritas kursi di Pemilu ke-15 MalaysiaTidak ada partai peroleh mayoritas kursi di Pemilu ke-15 MalaysiaTidak ada partai yang berhasil memperoleh lebih dari 50 persen kursi yang diperebutkan di Parlemen dalam Pemilihan Umum (Pemilu) ke-15 Malaysia, kata Ketua ...
Baca lebih lajut »

Azerbaijan Jadi Negara Mayoritas Syiah Pertama Buka Kedubes di Israel, Ini Reaksi Iran |Republika OnlineAzerbaijan Jadi Negara Mayoritas Syiah Pertama Buka Kedubes di Israel, Ini Reaksi Iran |Republika OnlineAzerbaijan akan secara resmi membuka kedutaannya di Israel
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 00:41:09