Melawan Tirani Mayoritas

Indonesia Berita Berita

Melawan Tirani Mayoritas
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 Bisniscom
  • ⏱ Reading Time:
  • 41 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 20%
  • Publisher: 59%

Terlepas dari kritik dan kekurangannya, demokrasi adalah satu-satunya sistem yang mencegah kekuasaan dimonopoli oleh mayoritas atau tirani mayoritas.

Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA -- Perdebatan tentang demokrasi sering muncul beberapa waktu terakhir. Orang mulai mempertanyakan bahkan menggugat esensi demokrasi. Apakah demokrasi tepat bagi heterogenitas Indonesia? Apakah demokrasi memberikan kesempatan yang sama bagi warga negara untuk memilih dan dipilih?

Ini sejalan dengan pendapat dari bapak demokrasi liberal, John Locke. Bagi Locke, demokrasi bicara tentang kesetaraan. Kesetaraan itu menurutnya mencegah penindasan antara kelompok satu dengan yang lain. Seandainya pendapat bahwa orang Jawa memilih Jawa benar, seharusnya presiden yang terpilih pada Pemilu 2004 adalah Megawati Soekarnoputri dan Hasyim Muzadi atau Wiranto dan Salahuddin Wahid . Secara genealogis, terutama dari garis ayah, keempat tokoh itu adalah orang Jawa. SBY juga Jawa namun wakilnya Jusuf Kalla berlatar belakang Bugis.

Kombinasi ketokohan SBY-JK mampu menembus batas-batas etnisitas dan sebenarnya membantah argumentasi bahwa orang Jawa selalu memilih Jawa. Rasanya tak berlebihan jika kasus Pemilu 2004, adalah cerminan demokrasi Indonesia, yang sejauh ini cukup ideal.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

Bisniscom /  🏆 23. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Survei Voxpol: Mayoritas publik tak terpengaruh capres dukungan JokowiSurvei Voxpol: Mayoritas publik tak terpengaruh capres dukungan JokowiHasil survei nasional Voxpol Center Research & Consulting tunjukan 65,7 persen tidak terpengaruh terhadap arah dukungan yang diberikan Presidem Jokowi untuk memilih kandidat capres tertentu.
Baca lebih lajut »

BMKG prakirakan hujan guyur mayoritas kota besar di Tanah AirBMKG prakirakan hujan guyur mayoritas kota besar di Tanah AirBadan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan mengguyur mayoritas kota besar di Tanah Air pada Sabtu. Berdasarkan pemaparan BMKG ...
Baca lebih lajut »

Jumlah Tenaga Kerja Asing di Kabupaten Tangerang 1.372 WNA, Mayoritas dari Korea SelatanJumlah Tenaga Kerja Asing di Kabupaten Tangerang 1.372 WNA, Mayoritas dari Korea SelatanJumlah Tenaga Kerja Asing di Kabupaten Tangerang 1.372 WNA, Mayoritas dari Korea Selatan TempoMetro
Baca lebih lajut »

Deklarasi KTT APEC: Mayoritas Anggota Kecam Invasi Rusia ke UkrainaDeklarasi KTT APEC: Mayoritas Anggota Kecam Invasi Rusia ke UkrainaDeklarasi KTT APEC dengan menyatakan sebagian besar negara anggota mengutuk invasi Rusia ke Ukraina.
Baca lebih lajut »

Tak satu pun koalisi parpol capai mayoritas dalam pemilu Malaysia - BBC News IndonesiaTak satu pun koalisi parpol capai mayoritas dalam pemilu Malaysia - BBC News IndonesiaKoalisi Pakatan Harapan pimpinan Anwar Ibrahim memperoleh 82 kursi parlemen, disusul Perikatan Nasional 73 kursi, sedangkan Barisan Nasional yang berkuasa merosot ke peringkat tiga dengan 30 kursi parlemen. Koalisi parpol sekarang harus menggandeng koalisi lain untuk membentuk pemerintah karena batas minimal adalah 111-112 kursi.
Baca lebih lajut »

Tidak ada partai peroleh mayoritas kursi di Pemilu ke-15 MalaysiaTidak ada partai peroleh mayoritas kursi di Pemilu ke-15 MalaysiaTidak ada partai yang berhasil memperoleh lebih dari 50 persen kursi yang diperebutkan di Parlemen dalam Pemilihan Umum (Pemilu) ke-15 Malaysia, kata Ketua ...
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 03:20:44