Polisi berdalih tembakkan dilepaskan untuk membela diri.
REPUBLIKA.CO.ID, HONG KONG -- Polisi Hong Kong kembali melukai demonstran dengan tembakan. Akibatnya, seorang remaja terluka parah dalam unjuk rasa yang berlangsung Jumat .
Otoritas Rumah Sakit mengonfirmasikan, remaja itu dalam kondisi serius. Tak ada rincian lebih lanjut yang diberikan. Korban tembakan itu adalah Tony Tsang. Dia ditembak dari jarak dekat ketika berhadapan dengan seorang polisi. Larangan masker wajah akan berlaku pada Sabtu di bawah undang-undang darurat yang memungkinkan pihak berwenang untuk membuat peraturan apa pun dalam upaya meningkatkan keamanan untuk kepentingan umum. Pelarangan masker wajah disebut diperlukan untuk memadamkan kekerasan yang meningkat. Pemerintah tidak mengesampingkan langkah tindakan lebih lanjut jika kerusuhan berlanjut.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pengunjuk Rasa Hong Kong Didakwa Melakukan KerusuhanTerdakwa menjadi korban penembakan saat unjuk rasa.
Baca lebih lajut »
Otoritas Hong Kong akan Larang Penutup Wajah Saat Unjuk RasaCarrie Lam disebut akan terapkan undang-undang era kolonial yang larang penutup wajah
Baca lebih lajut »
Imbas Unjuk Rasa di Hong Kong, Dana Rp 56,6 Triliun Kabur ke SingapuraSingapura diprediksi bisa kebanjiran dana hingga 4 miliar dollar AS atau setara sekira Rp 56,6 triliun dari Hong Kong.
Baca lebih lajut »
Otoritas Hong Kong akan Larang Penutup Wajah Saat Unjuk RasaOtoritas Hong Kong akan memberi lebih banyak keleluasaan kepada aparat keamanan untuk menggunakan kekuatan menghadapi protes anti-pemerintah.
Baca lebih lajut »
Unjuk Rasa tanpa RasaKETIKA massa membeludak dan memenuhi ruang publik dalam aksi unjuk rasa, tidak jarang kita bertanya spontan, 'Protes apa lagi? Mengapa orang-orang itu tidak peduli pada kepentingan umum?
Baca lebih lajut »
Polisi Tetapkan 4 Tersangka UU ITE Selama Aksi Unjuk Rasa di SulselTersangka S mengunggah statusnya di Facebook yang mempertanyakan percobaan pembunuhan terhadap Presiden Jokowi.
Baca lebih lajut »