Pengungsi Gempa Dimintai Bayaran saat Berobat, BPJS Kesehatan Membantah, Bupati Prihatin
- Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan Cabang Ambon membantah meminta pihak rumah sakit darurat dr Ishak Umarela yang ada di lokasi pengungsia di Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu, KabupatenTengah untuk memungut biaya pengobatan dari para pengungsi yang berobat di rumah sakit tersebut.
Kepala BPJS Cabang Ambon Alfiana Latumakulita mengatakan, sesuai Peraturan Presiden Nomor 82 tentang Jaminan Kesehatan Nasional, ada salah satu klausul yang menyebut warga di daerah bencana harus tetap dilayani karena biayanya telah disiapkan oleh negara. “Jadi itu bukan BPJS yang suruh. Kan ada aturannya Perpres 82 tentang jaminan kesehatan nasional itu sudah mengatur pelayanan kesehatan yang dijamin dan tidak dijamin.
Salah satu klausulnya adalah daerah bencana itu memang tidak bisa ditanggung oleh BPJS Kesehatan tapi masyarakat harus tetap dilayani karena biayanya itu telah disiapkan oleh negara,” ungkapnya kepada Kompas.com saat dikonfirmasi, Senin .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
ACT gelar pelayanan medis keliling bagi pengungsi gempa AmbonTim medis organisasi Aksi Cepat Tanggap (ACT) menggelar pelayanan medis keliling Mobile social rescue (MSR) bagi para pengungsi terdampak gempa tektonik ...
Baca lebih lajut »
Pengungsi Gempa Ambon Belum Diberi Obat FilariasisPemberian obat filariasis atau kaki gajah ditunda merujuk pada kesehatan pengungsi.
Baca lebih lajut »
BPJS Kesehatan Bantah Minta Pengungsi Korban Gempa Maluku Membayar Saat Berobat di RS DaruratPihak BPJS mengaku meminta semua pengungsi dilayani, sesuai dengan aturan.
Baca lebih lajut »
Gempa Susulan Terjadi hingga 1.516 Kali, BMKG Ambon Sebut Itu Peristiwa Normal - Tribun AmbonGempa bumi susulan masih terus mengguncang Pulau Ambon dan sekitarnya sejak gempa 6,8 pada Kamis (26/9/2019), hingga kini tercatat 1.5.16 kali.
Baca lebih lajut »
Kisah Korban Gempa Maluku, 17 Bayi Lahir di Pengungsian, Ada yang Diberi Nama Gempa - Tribun AmbonKisah pengungsi gempa Maluku, 17 bayi lahir dipengungsian, 2 di antaranya kembar, ada yang diberi nama Gempa dan dinamai mirip Wagub Maluku.
Baca lebih lajut »
Dinkes Ambon tunda pemberian obat filariasis bagi pengungsiDinas Kesehatan (Dinkes) Ambon menunda pemberian obat filariasis (kaki gajah) bagi para pengungsi korban gempa bumi.\r\n\r\n"Pemberian obat kaki gajah ...
Baca lebih lajut »