MUI Akui Ada Desakan agar Kiai Ma'ruf Mundur Sebagai Ketua

Indonesia Berita Berita

MUI Akui Ada Desakan agar Kiai Ma'ruf Mundur Sebagai Ketua
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 30 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 15%
  • Publisher: 63%

KH Ma'ruf Amin diminta mundur setelah dilantik sebagai Wapres, 20 Oktober 2019 nanti.

KH Ma'ruf Amin diminta mundur setelah dilantik sebagai Wapres, 20 Oktober 2019 nanti. REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Ketua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi, Masduki Baidowi tidak menampik adanya desakan sejumlah daerah pada Rapat Kerja Nasional V di Nusa Tenggara Barat yang meminta Ketua Umum MUI KH Ma'ruf Amin mundur dari jabatannya pascadilantik menjadi Wakil Presiden RI pada 20 Oktober 2019.

Baca Juga "Kalau mengikui aturan organisasi bisa selesai pada saat pelantikan. Nanti bisa saja tunjuk Pelaksana Tugas atau seperti apa. Tapi kembali lagi semua itu tergantung perkembangan di daerah karena intinya MUI itu musyawarah mufakat," jelas Masduki Baidowi. "Di dalam agenda MUI Pusat tidak di agendakan itu, tapi sebagai forum yang posisi dan eksistensinya berada di bawah Munas bisa saja itu dibahas. Namun kembali lagi itu semua sangat tergantung dinamika daerah sepeti apa apakah ada usulan dari daerah dan bagaimana baiknya kita musyawarahkan," ucapnya.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

MUI akui ada desakan Ma'ruf Amin mundur sebagai Ketua UmumMUI akui ada desakan Ma'ruf Amin mundur sebagai Ketua UmumKetua MUI Bidang Informasi dan Komunikasi, Masduki Baidowi tidak menampik adanya desakan sejumlah daerah pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V di Nusa ...
Baca lebih lajut »

Penyerangan Wiranto, MUI: Bukti Radikalisme dan TerorismePenyerangan Wiranto, MUI: Bukti Radikalisme dan TerorismeKasus yang menimpa Wiranto, menunjukkan bahwa gerakan paham radikal dan terorisme masih ada.
Baca lebih lajut »

MUI kecam penyerangan WirantoMUI kecam penyerangan WirantoWakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Zainut Tauhdi Saadi mengecam aksi penyerangan terhadap Menko Polhukam Wiranto di alun-alun Menes, Pandeglang, Banten, ...
Baca lebih lajut »

MUI: Ajaran Agama Mana Pun Tidak Membenarkan Tindakan KekerasanMUI: Ajaran Agama Mana Pun Tidak Membenarkan Tindakan KekerasanMUI meminta kepada kepolisian untuk mendalami penusukan terhadap Wiranto sehingga diketahui motif pelaku. Wirantoditusuk
Baca lebih lajut »

MUI Kutuk Penyerangan ke Wiranto, Minta Polisi Usut TuntasMUI Kutuk Penyerangan ke Wiranto, Minta Polisi Usut TuntasAjaran agama mana pun tidak membenarkan tindakan kekerasan, menebar ketakutan, mencelakai orang yang tidak berdosa apalagi membunuh pejabat negara yang sedang melaksanakan tugas.
Baca lebih lajut »

MUI Kutuk Keras Penusukan Wiranto: Tindakan Brutal, Jauh dari Ajaran AgamaMUI Kutuk Keras Penusukan Wiranto: Tindakan Brutal, Jauh dari Ajaran AgamaMajelis Ulama Indonesia (MUI) mengutuk keras insiden penusukan Menko Polhukam Wiranto di Pandeglang, Banten.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-05 02:17:09