Kasus yang menimpa Wiranto, menunjukkan bahwa gerakan paham radikal dan terorisme masih ada.
Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Zainut Tauhid Sa'adi mengutuk dan mengecam keras usaha penyerangan terhadap Menko Polhukam Wiranto di alun-alun Menes, Pandeglang, Kamis . Menurut Zainut, apa pun alasannya, tindakan brutal tersebut tidak dapat ditolerir.
MUI, kata Zainut menduga bahwa pelaku adalah anggota dari jaringan terorisme yang masih beroperasi di Indonesia. Kasus yang menimpa Wiranto, kata dia, menunjukkan bahwa gerakan paham radikal dan terorisme masih ada.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
FPKB: Penyerangan terhadap Wiranto bukti nyata ancaman radikalismeKetua Fraksi PKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menilai penyerangan yang menimpa Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto, menjadi ...
Baca lebih lajut »
Wiranto Ditusuk, Ketum MCMI Ajak Lawan RadikalismeMenurut Wishnu, peristiwa penusukan kepada Menkopolhukam Wiranto membuktikan semakin masif dan berani gerakan radikalisme dan terorisme di Indonesia. Wirantoditusuk
Baca lebih lajut »
Baru 2 Bulan di Banten, Pelaku Penusukan Wiranto Ternyata Suami IstriFitri Andriana (21) dan Syahril Alamasyah (31) pelaku penyerangan dan penusukan terhadap Menko Polhukam, Wiranto merupakan...
Baca lebih lajut »
Jokowi Perintahkan Polri dan BIN Usut Tuntas Penusukan WirantoJokowi mengajak seluruh masyarakat agar memerangi radikalisme dan terorisme di tanah air.
Baca lebih lajut »
PBNU Kecam Penyerangan Terhadap WirantoPenyerangan terhadap Wiranto merupakan perbuatan yang tidak beradab apapun motif dan alasannya.
Baca lebih lajut »