Aduh! Masih ada saja bus nakal yang beroperasi tak sesuai trayek. Lagi-lagi penumpang harus jadi korban karena dibiarkan terlantar. Seperti cerita berikut ini nih: Bus BeritaOtomotif via detikoto
- Peringatan keras untuk para PO Bus nih! Sudah seharusnya kenyamanan dan keamanan saat berkendara itu jadi prioritas penyaji transportasi massa. Agar tidak kalah saing dengan transportasi massa lainnya dan mobil pribadi tentunya. Namun sayang, masih banyak saja para PO Bus nakal yang tidak bertanggung jawab di jalanan.
Seperti kejadian yang menimpa para pendaki Indonesia, yang diposting di @gunungindonesia. Saat ingin pergi menuju Wonosobo ternyata diturunkan di pinggir jalan Purwokerto, walhasil mereka harus rela menunggu dipinggir jalan dan menunggu bus lainnya yang melintas.Kita rombongan penaik mt.prau dari terminal kp.rambutan ini bus menawari kita untuk jurusan jakarta - wonosobo dengan senilai harga Rp. 140.000 .
Tolong repost kesosial media biar ga terulang lagi kejadian seperti ini. Untuk para pendaki biar perjalanannya pun ga ada halangan. Terimaksih," tulis dalam akun @gunungindonesia.Tentu ini menjadi pelajaran dan jadi perhatian bersama. Karena kenyamanan dan keamanan harusnya sudah jadi perhatian bersama, mengingat transportasi menjadi sarana bersama yang sangat penting.
Rupanya pengalaman para pendaki ini kerap terjadi. Hal ini terlihat dari komentar di dalamnya yang mengatakan juga pernah mengalami hal yang sama."Ya intinya kalo naik bus yang sesuai jurusan aja lah play safe," saran @dheo-rd."Dulu waktu habis dari Ciremai pulang ke Jakarta naik Luragung! Kenek nya bilang nya Kp Rambutan, malah kita di turunin di tol dalam kota.
Akan tetapi ada catatan kecil buat detikers, pastikan untuk menaiki bus sesuai jurusan ya. Jangan tertipu para calo bus yang hanya memikirkan memenuhi isi kapasitas penumpang bus. Dan untuk para pengusaha bus, tentunya harus mengingatkan para karyawan untuk lebih disiplin untuk lebih memberikan kenyamanan para penumpang.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Di Banjar, Honorer K2 Masih Ada, Tolong Segera Diangkat Jadi PNSSeluruh honorer K2 Kota Banjar berharap pemerintah pusat melalui pemda semoga segera diangkat menjadi PNS. honorerK2
Baca lebih lajut »
Calon Ketum KOI Cuma Satu, PODSI: Syukur Masih Ada yang MauWakil Ketua Umum PB PODSI, Budiman Setiawan, menilai minimnya peminat ketua umum KOI periode 2019-2023 wajar. Sebab, tugas ketum tak mudah.
Baca lebih lajut »
Masih Ada Cara yang Lebih Elegan Dibanding Membuat Perppu KPKPerppu bukan pilihan yang utama karena ada pilihan lain yang lebih elegan dan sekaligus tidak mempermudah konstruksi kegentingan memaksa negara PerppuKPK
Baca lebih lajut »
Joker Kalahkan Gundala, Tapi Masih Keok dari DilanJumlah penontoh Joker lebih banyak dari Gundala tapi kalah Dilan.
Baca lebih lajut »
Koalisi Sipil: Kepercayaan Masyarakat Ada di Perppu KPKKelompok Sipil menganggap 'kegentingan memaksa' dalam syarat objektif yang diatur MK sudah terpenuhi. Sehingga Presiden Jokowi bisa menerbitkan Perppu KPK.
Baca lebih lajut »