Sejak terjadi ledakan di pelabuhan Beirut awal Agustus lalu, Lebanon mencatatkan peningkatan kasus infeksi virus corona Covid-19. Apa penyebabnya?
Akibat ledakan tersebut, sekitar 180 orang tewas, lebih dari 6.000 luka-luka dan seperempat juta warga kehilangan tempat tinggal.
Ledakan itu membuat korbannya membanjiri rumah sakit kota dan juga merusak dua rumah sakit yang memiliki peran kunci dalam menangani kasus virus. Menjelang lonjakan, pejabat medis telah memperingatkan bahaya berkerumun di rumah sakit setelah ledakan, di pemakaman, atau saat orang-orang menggeledah puing-puing.
Protes dan demonstrasi juga pecah setelah ledakan itu ketika warga Lebanon melampiaskan amarah mereka pada kelas penguasa karena dinilai salah urus selama beberapa dekade.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Russell Crowe Berdonasi untuk Perbaikan Restoran Le Chef di BeirutAktor asal Amerika Serikat Russell Crowe ikut menyumbangkan dana bagi pembangunan kembali restoran Le Chef yang rusak karena ledakan di Beirut.
Baca lebih lajut »
Hizbullah: Jika Israel Dalang Ledakan Beirut, Kami Balas |Republika OnlinePemimpin tinggi Hizbullah menyatakan akan balas Israel jika terlibat.
Baca lebih lajut »
Penularan Covid-19 di Jakarta Pusat Tinggi, Ini PenjelasannyaPeningkatan kasus penularan Covid-19 bertambah cepat karena sebagian masyarakat mengabaikan protokol kesehatan.
Baca lebih lajut »
Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Terus Naik, Ini Kata Walkot |Republika OnlinePeningkatan kasus Covid-19 di Kota Bekasi masih didominasi oleh klaster keluarga.
Baca lebih lajut »