Kronologi Ekstradisi Maria Pauline, dari Beograd hingga Jakarta

Indonesia Berita Berita

Kronologi Ekstradisi Maria Pauline, dari Beograd hingga Jakarta
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 35 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 17%
  • Publisher: 68%

Titik terang membawa pulang Maria muncul ketika Maria ditangkap Interpol di Bandara Internasional Nikola Tesla, Beograd, 16 Juli 2019.

"Setelah tertangkapnya, kita turut merespons pemberitahuan dari Pemerintah Serbia, Interpol Serbia," kata Yasonna dalam konferensi pers dikutip dari siaranInformasi penangkapan Maria itu kemudian ditindaklanjuti dengan surat permintaan percepatan ekstradisi yang dikirim oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kemenkumham pada 31 Juli 2019 dan 3 September 2019.Selain itu, Pemerintah Indonesia juga melakukan lobi tingkat tinggi dengan Pemerintah Serbia.

Ia menyebutkan, staf Kemenkumham dan Divisi Hubungan Internasional dikirim ke Serbia untuk melakukan negosiasi.high diplomacy . Karena kalau kita lewat tanggal 16 , masa penahanannya akan berakhir dan mau tidak mau harus dibebaskan," kata Yasonna. Akhirnya, Maria pun diserahkan kepada Pemerintah Indonesia pada Rabu sore melalui Ditjen AHU selaku otoritas pusat Indonesia.

"Ditjen AHU menandatangani penerimaannya, kemudian kita serahkan ke Bareskrim dan beliau dibawa ke pesawat dalam keadaan tangan diborgol," ujar Yasonna.Yasonna menuturkan, selama perjalanan di udara, Maria yang tangannya dalam kondisi terikat selalu diapit personel Bareskrim.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

kompascom /  🏆 9. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Yasonna: Sempat Ada Gangguan untuk Cegah Ekstradisi Maria Pauline LumowaYasonna: Sempat Ada Gangguan untuk Cegah Ekstradisi Maria Pauline LumowaMenteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly menyebut adanya gangguan saat hendak mengekstradisi buron kasus pembobolan BNI Maria Pauline Lumowa dari Serbia.
Baca lebih lajut »

Yasonna: Ekstradisi Maria Pauline Lumowa Hasil Diplomasi dan Hubungan Baik RI-SerbiaYasonna: Ekstradisi Maria Pauline Lumowa Hasil Diplomasi dan Hubungan Baik RI-SerbiaMaria Pauline Lumowa merupakan salah satu tersangka pelaku pembobolan kas bank BNI cabang Kebayoran Baru senilai Rp 1,7 triliun lewat L/C fiktif.
Baca lebih lajut »

Ekstradisi Maria Pauli, Balas Jasa Serbia ke IndonesiaEkstradisi Maria Pauli, Balas Jasa Serbia ke IndonesiaYasonna Laoly menyebut ekstradisi pembobol BNI Rp1,7 triliun, Maria Lumowa karena Serbia 'berutang' atas buron mereka Nikolo Iliev yang diringkus Indonesia.
Baca lebih lajut »

Ekstradisi Maria Pauline Lumowa Dilakukan pada Masa 'Injury Time'Ekstradisi Maria Pauline Lumowa Dilakukan pada Masa 'Injury Time'Pemerintah Serbia harus melepas Maria dari tahanan pada 16 Juli 2020 mendatang, tepat satu tahun setelah Maria ditangkap Interpol pada 16 Juli 2019.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-26 20:14:02