Korea Selatan menuduh seorang pendeta konservatif pada Minggu atas pelanggaran peraturan isolasi mandi dan menghambat pelacakan kontak di sebuah gereja.
Selain dari penularan terkait dengan gereja itu, terdapat pula beberapa klaster yang lebih kecil, termasuk 30 kasus yang terhubung dengan cabang kedai kopi Starbucks di kota Paju di utara Seoul.
Kementerian kesehatan menyebut telah mengajukan berkas keluhan terhadap Jun, seseorang yang secara blak-blakan kritis terhadap pemerintah, karena telah melanggar peraturan isolasi mandiri dengan mengikuti protes pada Sabtu, dan menghambat investigasi medis atas wabah dengan tidak memberikan daftar lengkap anggota gereja untuk tes dan pelacakan.
Pada Sabtu, yang merupakan hari libur Hari Kebebasan Nasional di kedua Korea, ribuan pendemo melakukan protes terhadap kebijakan-kebijakan Presiden Moon Jae-in, melanggar larangan untuk protes di ibu kota.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Korsel Khawatir Angka Kasus Infeksi Covid-19 Kembali Naik |Republika OnlineKasus Covid-19 di Korsel didorong penyebaran virus di dalam negeri
Baca lebih lajut »
Seorang Perwira Positif Covid-19, Korsel-AS Tunda Latihan MiliterMedia lokal melaporkan bahwa latihan itu mengalami penundaan selama dua hari setelah seorang perwira Korsel dinyatakan positif...
Baca lebih lajut »
Perwira Positif Covid-19, Latihan Militer Korsel-AS Ditunda |Republika OnlinePerwira Korsel yang akan ikut latihan militer Korsel-AS positif Covid-19
Baca lebih lajut »
Korsel dan AS tunda latihan militer gabungan karena COVID-19Korea Selatan dan Amerika Serikat menunda latihan militer gabungan selama dua hari karena seorang peserta dari Korsel positif tertular COVID-19, demikian isi ...
Baca lebih lajut »