Latihan militer gabungan itu mulanya dijadwalkan berlangsung pada Minggu, tetapi diundur sampai Selasa.
Personel Pasukan Khusus Korea Selatan dan Amerika Serikat mengikuti latihan militer gabungan di Pangkalan Udara Gunsan di Korea Selatan, Kamis dalam foto yang diterima REUTERS Senin . Pasukan Khusus Korea Selatan dan AS baru-baru ini melakukan latihan gabungan yang mensimulasikan infiltrasi fasilitas musuh ketika ketegangan dengan Korea Utara meningkat jelang tenggat waktu akhir tahun. ANTARA FOTO/US Air Force/ Capt. David J Murphy/DVIDS/Handout via Reuters/wsj.
Seoul - Korea Selatan dan Amerika Serikat menunda latihan militer gabungan selama dua hari karena seorang peserta dari Korsel positif tertular COVID-19, demikian isi pemberitaan media setempat. Latihan militer gabungan itu mulanya dijadwalkan berlangsung pada Minggu, tetapi diundur sampai Selasa, "mengingat situasi yang terjadi akibat COVID-19," kata Kepala Staf Gabungan Korea Selatan, Minggu.
Alasan penundaan, salah satunya, seorang tentara Angkatan Darat Korsel yang juga menjadi peserta latihan gabungan dinyatakan positif tertular COVID-19, Jumat, demikian laporan kantor berita resmi Korsel, Yonhap. Rangkaian latihan gabungan antara militer AS dan Korsel diawasi ketat oleh Korea Utara, yang menyebut acara itu sebagai persiapan perang.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Korsel Khawatir Angka Kasus Infeksi Covid-19 Kembali Naik |Republika OnlineKasus Covid-19 di Korsel didorong penyebaran virus di dalam negeri
Baca lebih lajut »
Seorang Perwira Positif Covid-19, Korsel-AS Tunda Latihan MiliterMedia lokal melaporkan bahwa latihan itu mengalami penundaan selama dua hari setelah seorang perwira Korsel dinyatakan positif...
Baca lebih lajut »
Perwira Positif Covid-19, Latihan Militer Korsel-AS Ditunda |Republika OnlinePerwira Korsel yang akan ikut latihan militer Korsel-AS positif Covid-19
Baca lebih lajut »
Jumlah pasien positif COVID-19 di RSD Wisma Atlet menjadi 1.411 orangJumlah pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang dirawat inap di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat menjadi 1.411 orang pada hari ...
Baca lebih lajut »