PT Pertamina (Persero) mencatat kerugian US$ 767,92 juta atau setara dengan Rp 11,13 triliun (kurs Rp 14.500) pada periode semester I-2020. Pertamina via detikfinance
mencatat kerugian US$ 767,92 juta atau setara dengan Rp 11,13 triliun pada periode semester I-2020. Ini kali pertama Pertamina rugi dalam beberapa tahun terakhir.merangkum laporan keuangan badan usaha milik negara di sektor minyak dan gas itu dalam masa semester I-2014 hingga semester I-2019 atau selama masa pemerintahan Presiden Joko Widodo.
Berikutnya laba perseroan tercatat pada 2016 US$ 3,14 miliar, 2017 US$ 2,54 miliar, 2018 USS 2,53 miliar, dan 2019 US$ 1,98 miliar. Namun untuk 2019, berdasarkan publikasi perusahaan pada 18 Juni disebutkan laba Pertamina US$ 2,53 miliar.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kinerja Ahok Disorot Gara-gara Pertamina Rugi Rp 11 TriliunKomisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok ramai dibahas di Twitter. Gara-gara apa? Pertamina via detikfinance
Baca lebih lajut »
Ini 3 Alasan Pertamina Telan Kerugian hingga Rp 11,13 TriliunVP Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman, menjelaskan sepanjang paruh pertama tahun ini, Pertamina menghadapi tiga tantangan utama.\n
Baca lebih lajut »
Ahok Dicolek Netizen Gara-gara Pertamina Rugi Rp 11 TDetikNetwork Keyword 'Ahok' trending di jagat dunia maya bersanding dengan narasi dan tautan berita soal kerugian Pertamina yang mencapai Rp 11 triliun.
Baca lebih lajut »
Menganalisa Rugi Pertamina Rp 11 TriliunPT Pertamina (Persero) mencatat kerugian hingga US$ 767,92 juta. Apa yang jadi penyebab kerugian ini? Pertamina via detikfinance
Baca lebih lajut »
Semester I 2020, Pertamina Rugi Rp 11,327 Triliun |Republika OnlinePada semester I 2019, Pertamina membukukan keuntungan.
Baca lebih lajut »
Kini Pesan Uang Rp 75.000 Bisa Secara Kolektif |Republika OnlinePemesanan secara kolektif untuk mempercepat penyebaran uang Rp 75.000 ke masyarakat.
Baca lebih lajut »