Pada semester I 2019, Pertamina membukukan keuntungan.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Semester pertama tahun ini perusahaan minyak negara, PT Pertamina harus membukukan kerugian. Ini catatan buruk sepanjang sejarah Pertamina selama ini.
Dalam laporan keuangan yang dipublish di laman resmi, Pertamina pada semester pertama tahun ini harus menelan kerugian hingga 767,92 juta dolar AS atau sekitar Rp 11,327 triliun . Padahal periode yang sama tahun lalu perusahaan masih membukukan laba sebesar 658,96 juta dolar AS. Adanya rugi ini karena pendapatan perusahaan anjlok dari 25,55 miliar dolar pada 2019 lalu menjadi 20,48 miliar dolar AS pada semester satu tahun ini. Hal ini tecermina dari penjualan minyak dalam negeri dan produksi minyak turun dari 20,94 miliar dolar AS menjadi 16,56 miliar dolar AS.
Selain pendapatan yang turun, beban produksi hulu dan lifting juga naik dari 2,38 miliar menjadi 2,43 miliar dolar AS. Beban operasional perusahaan juga naik dari 803,7 juta dolar AS menjadi 960,98 juta dolar AS. Sedangkan untuk subsidi dari pemerintah juga truun dari 2,51 miliar dolar menjadi 1,74 miliar dolar AS. Untuk utang perusahaan, Pertamina punya utang jangka pendek sebesar 13,14 miliar dolar AS dan utang jangka panjang sebesar 27,42 miliar dolar AS.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pertamina Rugi Rp11 T di Tengah Penyebaran Virus CoronaPertamina merugi Rp11,12 triliun pada semester I 2020 kemarin, padahal pada semester I 2019 mereka berhasil meraup untung Rp9,56 triliun.
Baca lebih lajut »
Pemkot Surabaya Tagih PBB Perumahan Elit |Republika OnlineBPKPD Surabaya menargetkan PBB di 2020 mencapai Rp 1,307 triliun
Baca lebih lajut »
PSG Telah Habiskan Rp 19 Triliun demi Trofi Liga Champions |Republika OnlinePSG tinggal mengalahkan Bayern Muenchen untuk mewujudkan ambisi.
Baca lebih lajut »
Harga Tomat Rp 1.000 Perkilogram, Petani Bandung Barat Rugi |Republika OnlineSudah dua bulan, semua jenis sayuran harganya anjlok, termasuk tomat dan cabai
Baca lebih lajut »
Semester I 2020, Laba Bersih BRIsyariah Melonjak 229 PersenPT Bank BRI Syariah Tbk (BRIS) membukukan laba bersih sebesar Rp 117,2 miliar sepanjang semester I 2020.
Baca lebih lajut »
Laba Bersih BRI Syariah Melonjak 229 Persen di Kuartal II 2020Aset BRI Syariah juga naik 34,75 persen menjadi Rp 49,6 triliun di kuartal II 2020.
Baca lebih lajut »