Kendall dan Kylie Jenner dituding tak membayar upah pekerja pabrik Bangladesh.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kakak beradik Kendall dan Kylie Jenner dikabarkan tidak membayar upah para pekerja di sebuah pabrik pakaian di Bangladesh. Keduanya konon tidak mampu memberikan upah lantaran terdampak pandemi Covid-19.
"Kami ingin menyampaikan rumor yang tidak menguntungkan dan tidak benar bahwa Global Brands Group memiliki merek Kendall + Kylie dan bahwa kami telah mengabaikan kewajiban untuk membayar pekerja pabrik di Bangladesh sebagai dampak dari pandemi Covid-19. Ini tidak benar. Merek Kendall + Kylie dimiliki oleh 3072541 Canada Inc, bukan GBG," tulisnya di akun Instagram tersebut.
"Kami tahu ini adalah masa-masa yang sulit bagi industri mode dan pekerja garmen secara keseluruhan, dan kami terus mendukung semua mitra kami yang bekerja di pabrik-pabrik yang memproduksi produk kami."
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Erdogan Bantah Tuduhan ke Turki Soal Hagia Sophia |Republika OnlineStatus Hagia Sophia kini tengah diperdebatkan hingga menyita perhatian internasional
Baca lebih lajut »
Desakan DPR dan Respons Yasonna Soal Nasib RUU HIP |Republika OnlineDPR mendesak Yasonna segera merespons RUU HIP yang telah ditunda pembahasannya.
Baca lebih lajut »
Jawab Denny, Pesantren Bantah Eksploitasi Anak untuk Aksi |Republika OnlineKeikutsertaan santri dalam aksi 313 di Jakarta pada 2019 untuk membaca Alquran
Baca lebih lajut »
Ribuan Pekerja di Bandung yang Dirumahkan Bekerja Lagi |Republika OnlineRibuan pekerja di Kota Bandung yang dirumahkan akibat pandemi bekerja lagi
Baca lebih lajut »
Kemenparekraf Bantu Pekerja Pariwisata di Sumut |Republika OnlinePariwisata merupakan sektor pertama yang terkena dampak pandemi Covid-19.
Baca lebih lajut »
Harga Minyak Naik Didorong Data Pekerja AS |Republika OnlineLonjakan kasus memicu kekhawatiran kegiatan ekonomi kembali melemah.
Baca lebih lajut »