Kaum Oportunis Coba Sabotase Hubungan Iran dan Afghanistan |Republika Online

Indonesia Berita Berita

Kaum Oportunis Coba Sabotase Hubungan Iran dan Afghanistan |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 36 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 18%
  • Publisher: 63%

Hubungan Iran dan Afghanistan sedang diuji pada kasus kematian pengungsi ilegal

REPUBLIKA.CO.ID, KABUL -- Kaum oportunis di Iran dan Afghanistan telah menyingsingkan lengan baju mereka untuk merusak hubungan Teheran-Kabul dengan dalih berbeda. Baru-baru ini, tiga pengungsi ilegal Afghanistan terbunuh dan empat lainnya cedera selama kecelakaan mobil di provinsi Iran tengah, Yazd.

Mengacu pada pernyataan yang dibuat oleh Duta Besar Afghanistan untuk Iran Abdulghafour Lival, dikatakan kecelakaan mobil terjadi karena kinerja para penyelundup yang melakukan perjalanan di dalam mobil. Atai mengatakan menasihati [orang Afghanistan] untuk menemukan bahasa yang tepat untuk mengekspresikan tuntutan mereka jika mereka mengharapkan Iran mengambil perilaku manusia .

Lival telah menekankan bahwa pengemudi dan pengedar narkoba adalah orang-orang yang menyebabkan kecelakaan mobil.Koresponden Afghanistan lainnya juga percaya pejabat Afghanistan dan Iran harus mengambil langkah-langkah yang lebih serius untuk meninjau kembali urusan yang berkaitan dengan para pengungsi.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Pemimpin Tertinggi Spiritual Iran: Haram Caci Maki Aisyah RA |Republika OnlinePemimpin Tertinggi Spiritual Iran: Haram Caci Maki Aisyah RA |Republika OnlinePemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Khamenei haramkan hina Asiyah dan sahabat.
Baca lebih lajut »

Rusia: Iran tidak Pernah Menolak Akses IAEA |Republika OnlineRusia: Iran tidak Pernah Menolak Akses IAEA |Republika OnlineRusia terus membela Iran terkait program energi yang diawasi ketat IAEA
Baca lebih lajut »

Masjid Jameh Atigh, Masjid Kuno di Shiraz Iran |Republika OnlineMasjid Jameh Atigh, Masjid Kuno di Shiraz Iran |Republika OnlineMasjid Jameh Atigh merupakan masjid paling tua dan kuno di Shiraz Iran
Baca lebih lajut »

Iran di Ambang Gelombang Kedua Wabah CoronaIran di Ambang Gelombang Kedua Wabah CoronaKepatuhan warga Iran pada instruksi untuk tetap di rumah merosot dari 86 persen menjadi 32 persen.
Baca lebih lajut »

Covid-19 Iran: Terinfeksi 171.789, Meninggal 8.291 Orang |Republika OnlineCovid-19 Iran: Terinfeksi 171.789, Meninggal 8.291 Orang |Republika OnlineIran mencatat 72 orang meninggal karena virus corona selama 24 jam terakhir
Baca lebih lajut »

Corona di Iran Kembali Mengganas setelah Kegiatan Publik Berjalan Lagi, Ini PenyebabnyaCorona di Iran Kembali Mengganas setelah Kegiatan Publik Berjalan Lagi, Ini PenyebabnyaAda tanda-tanda gelombang kedua pandemi corona di Iran setelah ada pelonggaran pembatasan dan pelanggaran protokol kesehatan seperti ini. CoronadiIran
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 19:08:33