Irjen Napoleon Bonaparte diperiksa sebagai tersangka terkait kasus dugaan gratifikasi penghapusan red notice atas nama Djoko Tjandra.
TEMPO.CO, Jakarta -Inspektur Jenderal Napoleon Bonaparte enggan berkomentar banyak usai menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 12 jam pada hari ini, 25 Agustus 2020, terkait kasus Djoko Tjandra.Ia diperiksa sebagai tersangka terkait kasus dugaan gratifikasi penghapusan red notice atas nama Djoko Tjandra.'Saya sudah memberikan kuasa kepada penasihat hukum saya, jadi silakan beliau,' ujar Napoleon di Gedung Badan Reserse Kriminal Polri, Jakarta Selatan, pada Selasa, 25 Agustus 2020.
Itu kan berita yang bertolak belakang dengan pemberitaan sebelumnya,' kata Gunawan.Dalam perkara red notice ini, Badan Reserse Kriminal Polri telah menetapkan empat orang sebagai tersangka. Mereka adalah Inspektur Jenderal Napoleon Bonaparte dan Brigadir Jenderal Prasetijo Utomo sebagai penerima suap. Sedangkan Tommy Sumardi dan Djoko Tjandra sebagai tersangka pemberi suap.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Polri Sebut Djoko Tjandra Akui Suap ke Brigjen Prasetijo-Irjen NapoleonDalam pemeriksaan, sebut polisi, Djoko Tjandra mengaku telah menyuap Brigjen Prasetijo dan Irjen Napoleon. DjokoTjandra
Baca lebih lajut »
Djoko Tjandra Akui Beri Uang kepada Irjen Pol Napoleon dan Brigjen Prasetijo - Tribunnews.comBareskrim Polri telah selesai melakukan pemeriksaan terhadap Djoko Tjandra terkait dugaan kasus suap penghapusan red notice
Baca lebih lajut »
Djoko Tjandra Akui Beri Uang kepada Irjen Pol Napoleon dan Brigjen PrasetijoBareskrim Polri telah selesai melakukan pemeriksaan terhadap Djoko Tjandra terkait dugaan kasus suap penghapusan red notice
Baca lebih lajut »
Djoko Tjandra Diperiksa Sebagai Tersangka SuapSelain itu, Djoko juga dijadikan tersangka menggunakan surat jalan asli tapi palsu.
Baca lebih lajut »
Deretan Kejadian di Gedung Kejaksaan Agung, dari Kebakaran hingga Temuan Bom Saat Pemeriksaan Djoko TjandraSaat bom ditemukan, beberapa jaksa sedang memeriksa mantan Menteri Keuangan JB Sumarlin dan Dirut PT Era Giat Prima Djoko Tjandra.
Baca lebih lajut »