Ilmuwan di Inggris mengembangkan vaksin tiruan Covid-19. Vaksin ini dikembangkan dengan dosis rendah oleh peneliti di Imperial College London.
Saat ini, vaksin tiruan Covid-19 ini sedang memperluas pengujiannya dengan mencari lebih banyak sukarelawan.Jika vaksin umumnya diproduksi dengan melemahkan sebagian virus, studi yang dilakukan ilmuwan di Imperial College ini menggunakan kepingan kecil dari kode genetik yang disebut mRNA.
Kode genetik itu terdapat dalam tetesan halus lemak dan saat disuntikkan ke otot lengan, mRNA akan melakukan penggandaan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Obesitas di Amerika Serikat bisa Turunkan Efektivitas Vaksin Covid-19Vaksin Covid-19 diprediksi ilmuwan tidak akan memberi efek signifikan pada orang dewasa obesitas. Respons sistem kekebalan mungkin tidak terpacu.
Baca lebih lajut »
Simulasi Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sinovac Digelar di UnpadSimulasi uji klinis Vaksin Covid-19 dilakukan untuk melihat kesiapan tenaga medis dalam penanganan dan pengujian klinis tahap III vaksin Sinovac. vaksincovid covid19 Sinovac
Baca lebih lajut »
Persoalkan Keputusan Pemerintah Pilih Sinovac Tiongkok, Said Didu Punya 2 PertanyaanSaid Didu mengkritisi pemerintah yang memilih Sinovac buatan Tiongkok untuk uji klinis vaksin anti-Covid-19. Sinovac
Baca lebih lajut »
Bill Gates Siapkan 100 Juta Vaksin Covid-19 Murah untuk Negara MiskinBill & Melinda Gates Foundation telah mendonasikan USD 150 juta kepada produsen vaksin terbesar di dunia, Serum Institute of India.
Baca lebih lajut »
Selain Vaksin, Pfizer Akan Produksi Obat Remdesivir untuk Pasien Covid-19Pfizer sebelumnya telah mendapat kontrak vaksinasi di Amerika Serikat senilai Rp 29 triliun.
Baca lebih lajut »