G20 Gagal Capai Konsensus soal Perang Rusia Ukraina

Indonesia Berita Berita

G20 Gagal Capai Konsensus soal Perang Rusia Ukraina
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 tempodotco
  • ⏱ Reading Time:
  • 20 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 11%
  • Publisher: 63%

G20 Gagal Capai Konsensus soal Perang Rusia Ukraina TempoDunia

TEMPO.CO, Jakarta - dan besar kemungkinan pertemuan yang berlangsung di India itu pada Sabtu 25 Februari 2023, akan berakhir tanpa adanya komunike bersama, demikian menurut sebuah sumber.Amerika Serikat dan sekutunya di G7 bersikeras menuntut adanya komunike yang mengutuk invasi Rusia ke Ukraina. Sementara delegasi Rusia dan China menolak, demikian menurut sumber tersebut seperti dilansir Reuters.

'Sebagian mempunyai bahasa yang sama dan sebagian tidak bersedia menandatangani komunike akhir,' kata Le Maire.Menteri Keuangan Jerman Christian Lindner yang berbicara pada kesempatan berbeda dalam pertemuan Jumat, mengatakan bahwa G20 harus tetap pada sikap sebelumnya mengecam Rusia. 'Kita membutuhkan kejelasan bahwa perang ini dimulai oleh Putin,' katanya.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

tempodotco /  🏆 12. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Foto : Peringati Setahun Invasi Rusia, Landmark Berbagai Negara Pancarkan Bendera Ukraina | merdeka.comFoto : Peringati Setahun Invasi Rusia, Landmark Berbagai Negara Pancarkan Bendera Ukraina | merdeka.comPeringati Setahun Invasi Rusia, Landmark Berbagai Negara Pancarkan Bendera Ukraina. Dalam rangka memperingati satu tahun invasi Rusia, landmark berbagai negara memancarkan cahaya biru dan kuning sebagai dukungan untuk Ukraina.,Ukraina,Rusia Serang Ukraina,Rusia dan Ukraina,Perang Rusia Ukraina,Rusia Ukraina Perang,Rusia,Viral Hari Ini,Jakarta
Baca lebih lajut »

Foto : Setahun Invasi Rusia, Ukraina Rilis Uang Baru, Ada Gambar Bendera AS hingga Uni Eropa | merdeka.comFoto : Setahun Invasi Rusia, Ukraina Rilis Uang Baru, Ada Gambar Bendera AS hingga Uni Eropa | merdeka.comGubernur Bank Nasional Ukraina Andriy Pyshnyi memperkenalkan uang kertas baru Ukraina yang didedikasikan untuk peringatan 1 tahun invasi Rusia. Salah satu sisi uang tersebut memperlihatkan tiga tentara yang sedang mengibarkan bendera Ukraina. Sementara sisi lainnya terdapat gambar dua tangan yang diikat dengan tali.,Ukraina,Rusia Serang Ukraina,Rusia dan Ukraina,Perang Rusia Ukraina,Rusia Ukraina Perang,Viral Hari Ini,Jakarta
Baca lebih lajut »

Setahun Perang Rusia Ukraina, Oposisi Rusia Alexei Navalny Sebut Putin Hancurkan Masa Depan RusiaSetahun Perang Rusia Ukraina, Oposisi Rusia Alexei Navalny Sebut Putin Hancurkan Masa Depan RusiaSetahun Perang Rusia Ukraina, Oposisi Rusia Alexei Navalny Sebut Putin Hancurkan Masa Depan Rusia TempoDunia
Baca lebih lajut »

Peringati Setahun Invasi Rusia, Warga Ukraina di Bali Harap Perang Segera Berakhir | merdeka.comPeringati Setahun Invasi Rusia, Warga Ukraina di Bali Harap Perang Segera Berakhir | merdeka.comPuluhan warga negara (WN) Ukraina mendatangi Konsulat Ukraina di Denpasar Selatan, Bali, Jumat (24/2). Mereka memperingati satu tahun invasi Rusia ke negaranya.,Perang Rusia Ukraina,Rusia Serang Ukraina,Rusia dan Ukraina,Regional,Bali,Ukraina,Viral Hari Ini,Denpasar
Baca lebih lajut »

Menteri Perancis Ingin G20 Mengutuk Invasi Rusia ke UkrainaMenteri Perancis Ingin G20 Mengutuk Invasi Rusia ke UkrainaIndia selaku Presiden G20 saat ini tidak ingin agar blok negara-negara ber-PDB jumbo tersebut membahas sanksi tambahan kepada Rusia.
Baca lebih lajut »

Para Pemimpin Keuangan G20 Tak Sepaham Soal Utang, Konflik Rusia-UkrainaPara Pemimpin Keuangan G20 Tak Sepaham Soal Utang, Konflik Rusia-UkrainaPara pejabat tinggi keuangan dari 20 negara dengan perekonomian terbesar di dunia masih berkutat dengan perbedaan pendapat mengenai perang di Ukraina dan penyelesaian beban utang negara-negara berkembang yang perekonomiannya sedang terpuruk. Dilansir oleh Reuters, para delegasi mengatakan...
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 01:37:21