Perubahan iklim dapat berpengaruh dengan dua cara yaitu secara langsung dan tidak langsung terhadap penyebaran penyakit.
PERUBAHAN iklim dapat berpengaruh dengan dua cara yaitu secara langsung dan tidak langsung terhadap penyebaran penyakit. Perubahan iklim secara tidak langsung dapat memengaruhi penyebaran penyakit zoonosis.
Kalau untuk zoonosis, imbuhnya, bersifat tidak langsung atau harus ada populasi vektor pembawa penyakit yang terpengaruh perubahan iklim. Misalnya, malaria terjadi akibat kenaikan suhu yang menyebabkan nyamuk terinfeksi parasit plasmodium menularkan ke manusia.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Perubahan Iklim Turut Picu Munculnya PandemiInisiator Pandemic Talks Firdza Radiany menilai akar masalah munculnya Covid-19 atau virus SARS-CoV-2 disebabkan oleh perubahan iklim, pemanasan global dan perubahan cuaca.
Baca lebih lajut »
Kala Ilmu Titen Tak Lagi Relevan, Nelayan Jogja Diajar Baca Perubahan IklimPerubahan iklim membuat ilmu titen yang selama ini dipakai nelayan tak lagi relevan. Ratusan nelayan DIY mengikuti Sekolah Lapang Cuaca yang digelar oleh BMKG.
Baca lebih lajut »
Bos Indofood: Kenaikan Harga Mi Instan Bukan Karena PerangPermasalahan ini sudah terjadi sejak 2021 imbas perubahan iklim yang membuat gagal panen meski perang rusia juga berdampak kepada kenaikan harga.
Baca lebih lajut »
Koalisi Masyarakat Serahkan Petisi Darurat Perubahan Iklim ke KSPNovita berharap pemerintah tidak kecolongan lagi seperti saat penanganan pandemi covid-19
Baca lebih lajut »
Studi: Perubahan Iklim Memicu 218 Penyakit Menular Makin Berbahaya | merdeka.comPaling sering, penyakit menular menyebar ke manusia dari hewan seperti nyamuk, ular, burung atau hewan pengerat.
Baca lebih lajut »