Polemik di Sriwijaya Air ternyata semakin keruh semenjak adanya dual kepemimpinan di perusahaan. Hal itu membuat semakin kusut hubungan internal perusahaan. SriwijayaAir via detikfinance
- Polemik yang terjadi di tubuh Sriwijaya Air semakin kusut. Kini berujung pada rekomendasi berhentinya operasi maskapai yang juga disuarakan oleh internal direksi.
Dalam keputusan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Sriwijaya Air 24 September 2019, pemegang saham mengangkat Robert Daniel Waloni sebagai Direktur Utama. Kemudian Robert menunjuk Jefferson I. Jauwena menjadi Pelaksana Tugas Direktur Utama Sriwijaya Air.Kedua ada Joseph Adriaan Saul yang diangkat sejak akhir 2018 yang lalu. Pada awal September 2019 pemegang saham memecat Joseph dan digantikan oleh Robert. Namun hingga kini keputusan itu dipertanyakan.
"Saya simpulkan adanya dualisme kepemimpinan di Sriwijaya Air ada 2 Dirut, satu yang di dalam akta dan satu Dirut urusan kontigensi. Selama ini masalah terjadi. Ini membuat saya sulit berkordinasi," ujarnya di Kopi Oey, Jakarta, Senin .Para manajemen termasuk direksi mengaku sulit melakukan koordinasi terkait untuk mengambil keputusan. Hal yang paling baru adalah keluarnya rekomendasi untuk menghentikan operasional lantaran pertimbangan aspek keselamatan kepada Jefferson.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
KPK Tahan Mantan Dirut Perum Jasa Tirta II'Ditahan 20 hari pertama di Rutan Cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur,' kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah,
Baca lebih lajut »
Mantan Dirut Jasa Tirta II Djoko Saputra ditahan KPKKomisi Pemberantasan Korupsi menahan mantan Direktur Utama Perum Jasa Tirta (PJT) II Djoko Saputra (DS) yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus suap ...
Baca lebih lajut »
KPK kembali panggil mantan Dirut Jasa Tirta IIKomisi Pemberantasan Korupsi pada Senin kembali memanggil mantan Direktur Utama Perum Jasa Tirta (PJT) II Djoko Saputra dalam penyidikan kasus suap ...
Baca lebih lajut »
Kisruh di Sriwijaya ditengarai karena dua pemimpin hingga rapor merahKisruh di tubuh Sriwijaya Air Group ditengarai karena adanya dua kepemimpinan hingga berujung pada rapor merah perusahaan.\r\n\r\n“Kalau ada dualisme ...
Baca lebih lajut »
Surat Tak Digubris, Dua Direksi Sriwijaya Air Undur DiriDua direktur Sriwijaya Air mengundurkan diri karena alasan surat rekomendasi penghentian operasi sementara tidak digubris dan dualisme kepemimpinan.
Baca lebih lajut »