DPR dan Buruh Sepakat Bentuk Tim Kerja Bahas RUU Ciptaker  |Republika Online

Indonesia Berita Berita

DPR dan Buruh Sepakat Bentuk Tim Kerja Bahas RUU Ciptaker  |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 44 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 21%
  • Publisher: 63%

Tim kerja membuka harapan aspirasi buruh di RUU Ciptaker didengar oleh DPR.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad bersama panitia kerja omnibus law Rancangan Undang-undang Cipta Kerja menggelar audiensi dengan perwakilan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia dan beberapa organisasi buruh lainnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa . DPR dan buruh sepakat untuk membentuk tim kerja untuk membahas Omnibus Law RUU Cipta Kerja terutama klaster ketenagakerjaan.

"Karena ini istilah kami the last guard, the last samurai, benteng terakhir untuk memastikan agar aspirasi kaum buruh, dan pak dasco sungguh luar baisa memberi ruang itu, bisa diserap, bisa didengar dan bahkan kami harapkan bisa diputuskan oleh panja baleg agar RUU Cipta Kerja tersebut khususnya kluster ketenagakerjaan tidak merugikan kaum buruh," ujar Said.

Said mengatakan, jika memang dalam diskusi tim kerja nanti klaster ketenagakerjaan dikeluarkan dari RUU Ciptaker maka perlu dikeluarkan. Namun jika tidak, dirinya akan memastikan UU nomor 12 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan tidak direduksi dan tidak dikurangi. Terkait rencana aksi besar-besaran tanggal 14 Agustus 2020 mendatang, dirinya memastikan para buruh akan tetap melangsungkan aksi di depan gedung DPR/MPR. Ia mengatakan, DPR tidak melarang terkait rencana aksi tersebut.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

RUU Cipta Kerja Tinggal Diperdebatkan di DPRRUU Cipta Kerja Tinggal Diperdebatkan di DPRMenurut Mahfud, pencarian jalan tengah lewat forum tripartit sudah selesai dengan hasil satu kesepakatan bulat. Rumusan omnibus law itu akan dibawa ke DPR untuk kembali diperdebatkan
Baca lebih lajut »

Pemerintah Kembali Serahkan Revisi RUU Cipta Kerja, Tunggu Pengesahan DPRPemerintah Kembali Serahkan Revisi RUU Cipta Kerja, Tunggu Pengesahan DPRKementerian Tenaga Kerja telah menyerahkan kembali revisi RUU Cipta Kerja klaster ketenagakerjaan setelah sebelumnya sempat...
Baca lebih lajut »

Baleg DPR: RUU Cipta Kerja Belum Bisa Rampung Sebelum 17 Agustus 2020Baleg DPR: RUU Cipta Kerja Belum Bisa Rampung Sebelum 17 Agustus 2020Baleg saat ini masih melakukan pembahasan terhadap 2.000 daftar inventarisasi masalah (DIM) dalam RUU Cipta Kerja.
Baca lebih lajut »

Pimpinan DPR Temui KSPI Bicarakan RUU Cipta Kerja | Republika OnlinePimpinan DPR Temui KSPI Bicarakan RUU Cipta Kerja | Republika OnlineAkan dibentuk tim bersama antara Panja Baleg bersama serikat pekerja bahas pasal
Baca lebih lajut »

Bahas RUU Ciptaker, Advokasi Demokrasi: DPR Ingkar Janji |Republika OnlineBahas RUU Ciptaker, Advokasi Demokrasi: DPR Ingkar Janji |Republika OnlineSepertiga dari total 15 bab RUU Cipataker yang ada dalam beleid sudah selesai dibahas
Baca lebih lajut »

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Curhat soal RUU PKSWakil Ketua Komisi VIII DPR Curhat soal RUU PKSWakil Ketua Komisi VIII DPR Ace Hasan Syadzily menceritakan kisahnya ketika berhadapan dengan pihak-pihak yang menganggap Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual tak sesuai dengan moralitas publik. DPR ruupks
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-05 05:07:02