Pemerintah Cina menarik buku-buku yang ditulis tokoh-tokoh demokrasi terkemuka Hong Kong dari perpustakaan umum setelah UU Keamanan Nasional berlaku.
TEMPO.CO, Jakarta -Pemerintah Cina menarik buku-buku yang ditulis tokoh-tokoh demokrasi terkemuka dari perpustakaan umum.Buku-buku itu dikaji apakah melanggar Undang-Undang Keamanan Nasional Hong Kong atau tidak.'Perpustakaan-perpustakaan umum Hong Kong akan mengkaji apakah buku-buku tertentu melanggar ketentuan dari Undang-Undang Keamanan Nasional' kata Departemen Layanan Budaya dan Kenyamanan yang mengelola perpustakaan dalam pernyataannya, sebagaimana dilaporkan Reuters, 5 Juli 2020.
'Alhasil, buku-buku tulisan aktivis demokrasi Joshua Wong atau politisi pro-demokrasi Tanya Chan tidak lagi muncul di situs perpustakaan umum.'Undang-undang Keamanan Nasional memaksakan rezim sensor gaya daratan atas kota keuangan internasional ini,' cuit Wong hari Sabtu.Anehnya, dua buku yang ditulis warga Cina peraih hadiah Nobel Perdamaian, Liu Xiaobo tetap tersedia di perpustakaan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Politikus Pro-Cina Jadi Kepala Badan Keamanan Hong Kong - Internasional - koran.tempo.co
Baca lebih lajut »
Pejabat Hong Kong Kecewa Kanada Hentikan Pakta EkstradisiPara pejabat Hong Kong sangat kecewa dengan keputusan Kanada menghentikan traktat ekstradisi dengan kota itu dan mengecam...
Baca lebih lajut »
Aktivis Pro Demokrasi Hong Kong Mau Buat Parlemen di PengasinganAktivis pro demokrasi Hong Kong, Simon Cheng, merencanakan parlemen eksil non-resmi di luar negeri setelah UU Keamanan Nasional Hong Kong diterapkan.
Baca lebih lajut »
Buku aktivis demokrasi tak lagi tersedia di perpustakaan Hong KongBuku-buku yang dikarang oleh aktivis demokrasi terkenal di Hong Kong tidak lagi tersedia di perpustakaan milik pemerintah beberapa hari setelah parlemen China ...
Baca lebih lajut »
Pria Hong Kong Pertama Didakwa di Bawah UU Keamanan ChinaPria Hong Kong bernama Tong Ying-kit menjadi orang pertama yang didakwa di bawah Undang-Undang Keamanan yang disahkan China
Baca lebih lajut »
UU Keamanan Nasional Mulai Berlaku, Aktivis Pro Demokrasi Tinggalkan Hong KongNathan Law meninggalkan Hong Kong menuju lokasi yang dirahasiakan. Hal itu diungkapkan di halaman Facebooknya sesaat setelah...
Baca lebih lajut »