Butuh Rp28.223 Triliun Wujudkan Net Zero Emission 2060, Ini Perincian Dananya | Ekonomi - Bisnis.com

Indonesia Berita Berita

Butuh Rp28.223 Triliun Wujudkan Net Zero Emission 2060, Ini Perincian Dananya | Ekonomi - Bisnis.com
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 Bisniscom
  • ⏱ Reading Time:
  • 27 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 14%
  • Publisher: 59%

Butuh Rp28.223 Triliun Wujudkan Net Zero Emission 2060, Ini Perincian Dananya

Bisnis.com, JAKARTA - Indonesia membutuhkan dana Rp28.223 triliun untuk memenuhi target nol emisi karbon atau net zero emission pada 2060.

Joko menjelaskan bahwa kebutuhan dana itu tujuh kali lipat lebih tinggi dari kalkulasi biaya untuk memenuhi target Nationally Determined Contributions pada 2030. Sayangnya, Indonesia baru mampu memenuhi 34 persen kebutuhan dana setiap tahunnya. BKF memerinci kebutuhan dana terbesar berasal dari sektor energi dan transportasi, yakni mencapai Rp26.601,3 triliun. Angka itu merupakan akumulasi kebutuhan dana dari saat ini hingga 2060, untuk menekan emisi karbon sektor energi dan transportasi di sisi hulu, antara, hingga hilir.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

Bisniscom /  🏆 23. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

PLTU Pensiun Dini 2030, PLN Butuh Dana Awal Rp87,3 Triliun | Ekonomi - Bisnis.comPLTU Pensiun Dini 2030, PLN Butuh Dana Awal Rp87,3 Triliun | Ekonomi - Bisnis.comPLN menargetkan inisiatif awal untuk menghentikan operasi pembangkit listrik tenaga uap atau PLTU dapat diimplementasikan sebelum 2030.
Baca lebih lajut »

Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Koreksi, Ini Respon Kadin | Ekonomi - Bisnis.comProyeksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Koreksi, Ini Respon Kadin | Ekonomi - Bisnis.comPemerintah saat ini untuk menjaga konsumsi adalah menjaga daya beli masyarakat, khususnya masyarakat kelas menengah bawah.
Baca lebih lajut »

RI Butuh Investasi, Luhut: Tapi Indonesia Tidak Bisa Didikte | Ekonomi - Bisnis.comRI Butuh Investasi, Luhut: Tapi Indonesia Tidak Bisa Didikte | Ekonomi - Bisnis.comMenteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan meyakinkan tidak ada satupun negara di dunia yang mendikte Indonesia.
Baca lebih lajut »

Investasi Industri Baterai Kendaraan Listrik di Batang Tembus Rp142 Triliun | Ekonomi - Bisnis.comInvestasi Industri Baterai Kendaraan Listrik di Batang Tembus Rp142 Triliun | Ekonomi - Bisnis.comNilai proyek investasi industri baterai listrik terintegrasi di Kawasan Industri Terpadu Batang mencapai US$9,8 miliar atau setara Rp142 triliun.
Baca lebih lajut »

Ini Cara KAI Jamin Aspek Keselamatan LRT Jabodebek | Ekonomi - Bisnis.comIni Cara KAI Jamin Aspek Keselamatan LRT Jabodebek | Ekonomi - Bisnis.comKAI memastikan aspek keselamatan jelang soft launching LRT Jabodebek.
Baca lebih lajut »

Gara-Gara Ini, Waktu Tempuh Jakarta-Sukabumi 2 Jam Lebih Cepat | Ekonomi - Bisnis.comGara-Gara Ini, Waktu Tempuh Jakarta-Sukabumi 2 Jam Lebih Cepat | Ekonomi - Bisnis.comBPJT menyebut waktu tempuh Jakarta-Sukabumi bisa 2 jam lebih cepat.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-03-01 00:52:02