Kresna Life membutuhkan waktu lebih panjang untuk memenuhi permintaan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"Kresna terus melakukan sosiasliasi program konversi ini ke seluruh pemegang polis dan secara paralel terus kami himpun pernyataan mereka," sambung Nurseto.
Seperti diketahui, Kresna Life memilih menggunakan skema pinjaman subordinasi atau subordinated loan untuk menyelesaikan masalah gagal bayar. Namun, OJK menilai skema ini terlalu berisiko sehingga perlu ada dokumen persetujuan pemegang polis. Dokumen tersebut seharusnya dikirimkan paling lambat 13 Februari kemarin."Diserahkan ke OJK pada tanggal 15 Februari," kata Nurseto kepada CNBC Indonesia, Rabu .
Penyampaian itu juga bisa mundur lantaran Kresna Life meminta perpanjangan waktu di tanggal tersebut."Kami sedang menunggu jawaban permohonan perpanjangan hingga 60 hari kerja," imbuh Nurseto.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Update Kasus Kresna Life, Komisaris Ungkap Ada Kendala dalam Sosialisasi ke Pemegang PolisSebelumnya OJK meminta Kresna Life menyerahkan persetujuan tertulis dari nasabah tentang konversi polis menjadi pinjaman subordinasi.
Baca lebih lajut »
11 Bank Digital Bersaing Ketat Rebut Nasabah di Indonesia, Ada yang BaruDi Indonesia, sampai saat ini sudah ada 11 Bank Digital yang beroperasi
Baca lebih lajut »
Emas tergelincir 7,70 dolar AS tertekan oleh 'greenback' lebih kuatHarga emas berjangka merosot pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), membukukan kerugian untuk sesi kedua berturut-turut tertekan oleh dolar AS yang ...
Baca lebih lajut »
70% Perokok Beralih ke Produk Tembakau Bebas Asap, Ini AlasannyaProduk tembakau tanpa asap banyak dipilih karena merupakan opsi yang lebih rendah risiko bagi perokok yang sulit berhenti.
Baca lebih lajut »
Survei SPIN: 70,4 Persen Masyarakat Setuju Prabowo Gabung ke Pemerintahan Jokowi-Ma’rufSurvei SPIN: 70,4 Persen Masyarakat Setuju Prabowo Gabung ke Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf SurveidanPollingIndonesia
Baca lebih lajut »
Industri Kpop Kembali Membara, Laba SM Entertainment Melonjak 70 PersenLaba operasional SM Entertainment yang berbasis di Seoul ini mencapai US$19,5 juta atau 25,2 miliar won pada kuartal IV/2022.
Baca lebih lajut »