Produk tembakau tanpa asap banyak dipilih karena merupakan opsi yang lebih rendah risiko bagi perokok yang sulit berhenti.
Menurut Vassilis, produk tembakau tanpa asap banyak dipilih karena merupakan opsi yang lebih rendah risiko bagi perokok yang sulit berhenti. Sebab tembakau tanpa asap mampu mengurangi 95% bahan kimia berbahaya dibandingkan rokok yang dibakar.
"Dari awal kami sudah tekankan, jika Anda bukan perokok, jangan memulai untuk merokok. Jika Anda perokok, segera berhenti. Jika tidak ingin berhenti, pilih alternatif yang lebih aman," tuturnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
IHSG Senin dibuka menguat 7,70 poinIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin pagi dibuka menguat 7,70 poin atau 0,11 persen ke posisi 6.903,4. Sementara itu ...
Baca lebih lajut »
60 ETLE Mobile dan 70 ETLE Statis Baru Siap Beroperasi di Jakarta Tahun IniPolda Metro Jaya akan memberlakukan 70 kamera ETLE statis dan 60 ETLE mobile di beberapa ruas jalan di Jakarta di tahun ini.
Baca lebih lajut »
Manchester United Jadi Rebutan 2 Orang Tajir Qatar & Inggris!Pria berusia 70 tahun itu punya kekayaaan sekitar 12,5 miliar paun.
Baca lebih lajut »
Wisata Hijau di TMII? Bisa Banget! |Republika OnlineKawasan TMII terdiri dari 70 persen ruang terbuka hijau.
Baca lebih lajut »
MRT Dibangun hingga Bekasi, Warga Diharapkan Beralih ke Transportasi MassalRencana pembangunan MRT hingga Bekasi disambut baik Gubernur Jabar Dengan hadirnya MRT, gubernur berharap warga bisa beralih menggunakan transportasi massal hingga...
Baca lebih lajut »
Cerita Erick Thohir Bertemu Wasit Liga 2 yang Beralih Jadi Penjual Kembang TahuErick Thohir menuturkan dirinya sempat menemui Kohar, wasit Liga 2 yang kini beralih menjadi pedagang kembang tahu.
Baca lebih lajut »