Bappenas: Prevalensi Merokok Anak Bakal Terus Meningkat Tanpa Adanya Inovasi Aturan

Indonesia Berita Berita

Bappenas: Prevalensi Merokok Anak Bakal Terus Meningkat Tanpa Adanya Inovasi Aturan
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 jpnncom
  • ⏱ Reading Time:
  • 22 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 12%
  • Publisher: 59%

Dari data yang diperoleh Bappenas, saat ini anak-anak masih bisa mengakses rokok secara bebas dan terbuka. Padahal seharusnya seperti halnya obat dan alkohol, konsumsi rokok semestinya dikendalikan agar tidak menyasar anak-anak. rokok

jpnn.com, JAKARTA - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional mengatakan bila intervensi pemerintah terhadap pengendalian tembakau sama seperti tahun sebelumnya dan tidak ada inovasi, maka diproyeksikan prevalensi merokok akan mengalami peningkatan menjadi 15,95% pada 2030. Artinya, target pemerintah untuk tujuan berkelanjutan pasti tidak tercapai.

Namun melihat pencapaiannya ternyata sangat jauh dari target yang diharapkan. Pada 2019, diharapkan prevalensi merokok anak usia 10 – 18 tahun sebesar 5,4%, namun yang terjadi mengalami peningkatan menjadi 9,1%. Situsai tersebut dinilai Renova tidak sejalan dengan tujuan RPJMN 2020-2024 yang ingin menciptakan sumber daya manusia unggul dan menjadi tantangan yang besar bagi peningkatan sumber daya produktifitas manusia ke depan.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

jpnncom /  🏆 25. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Komisi II Minta Adanya Pengawasan Terhadap Kampanye Daring |Republika OnlineKomisi II Minta Adanya Pengawasan Terhadap Kampanye Daring |Republika OnlineTanpa pengawasan, kampanye daring bakal terus terjadi hingga pencoblosan pilkada.
Baca lebih lajut »

Banyak Warga Belum Tahu Ganjil-Genap Saat PSBB Transisi |Republika OnlineBanyak Warga Belum Tahu Ganjil-Genap Saat PSBB Transisi |Republika OnlineJumlah pelanggar aturan di kawasan perluasan ganjil-genap meningkat.
Baca lebih lajut »

Premi Asuransi Diprediksi Tumbuh Pasca PandemiPremi Asuransi Diprediksi Tumbuh Pasca PandemiOJK memperkirakan permintaan masyarakat terhadap produk asuransi diprediksi bakal meningkat setelah pandemi Covid-19 berakhir.
Baca lebih lajut »

Faktor Ekonomi Saat Pandemi, Alasan Utama Tingginya Perceraian di Kabupaten BandungFaktor Ekonomi Saat Pandemi, Alasan Utama Tingginya Perceraian di Kabupaten BandungSejak masuk masa pandemi Covid-19 di bulan Maret tingkat perceraian di Kabupaten Bandung terus meningkat.
Baca lebih lajut »

Pemkab Sikka Larang Anak Diantar Ojek ke SekolahPemkab Sikka Larang Anak Diantar Ojek ke SekolahMenjelang sekolah tatap muka pada September 2020, Pemkab Sikka mengeluarkan aturan larangan bagi anak-anak diantar tukang ojek ke sekolah.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-04 00:08:51