Dari data yang diperoleh Bappenas, saat ini anak-anak masih bisa mengakses rokok secara bebas dan terbuka. Padahal seharusnya seperti halnya obat dan alkohol, konsumsi rokok semestinya dikendalikan agar tidak menyasar anak-anak. rokok
jpnn.com, JAKARTA - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional mengatakan bila intervensi pemerintah terhadap pengendalian tembakau sama seperti tahun sebelumnya dan tidak ada inovasi, maka diproyeksikan prevalensi merokok akan mengalami peningkatan menjadi 15,95% pada 2030. Artinya, target pemerintah untuk tujuan berkelanjutan pasti tidak tercapai.
Namun melihat pencapaiannya ternyata sangat jauh dari target yang diharapkan. Pada 2019, diharapkan prevalensi merokok anak usia 10 – 18 tahun sebesar 5,4%, namun yang terjadi mengalami peningkatan menjadi 9,1%. Situsai tersebut dinilai Renova tidak sejalan dengan tujuan RPJMN 2020-2024 yang ingin menciptakan sumber daya manusia unggul dan menjadi tantangan yang besar bagi peningkatan sumber daya produktifitas manusia ke depan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Komisi II Minta Adanya Pengawasan Terhadap Kampanye Daring |Republika OnlineTanpa pengawasan, kampanye daring bakal terus terjadi hingga pencoblosan pilkada.
Baca lebih lajut »
Banyak Warga Belum Tahu Ganjil-Genap Saat PSBB Transisi |Republika OnlineJumlah pelanggar aturan di kawasan perluasan ganjil-genap meningkat.
Baca lebih lajut »
Premi Asuransi Diprediksi Tumbuh Pasca PandemiOJK memperkirakan permintaan masyarakat terhadap produk asuransi diprediksi bakal meningkat setelah pandemi Covid-19 berakhir.
Baca lebih lajut »
Faktor Ekonomi Saat Pandemi, Alasan Utama Tingginya Perceraian di Kabupaten BandungSejak masuk masa pandemi Covid-19 di bulan Maret tingkat perceraian di Kabupaten Bandung terus meningkat.
Baca lebih lajut »
Pemkab Sikka Larang Anak Diantar Ojek ke SekolahMenjelang sekolah tatap muka pada September 2020, Pemkab Sikka mengeluarkan aturan larangan bagi anak-anak diantar tukang ojek ke sekolah.
Baca lebih lajut »