Media sosial seperti Facebook, Instagram, WhatsApp, Twitter, dan TikTok sudah menjadi aplikasi sehari-hari yang banyak digunakan...
Dikatakan Enda, kuncinya tak bisa sekadar mengandalkan 'oh ini buatan Indonesia'."Engga bisa mengandalkan hanya nasionalisme.
Ini buatan indonesiaSyarat lainnya, lanjut dia, sebuah aplikasi, pengambang harus memilikimerupakan sesuatu yang cuma ada di dalam aplikasi yang kita bangun dan memang diinginkan olehtidak perlu sesuatu yang canggih tapi setidaknya memiliki daya tarik unik. Dia mencontohkan pada aplikasi Path saat pertama kali muncul, di mana hanya menawarkan sedikit teman. Tapi lama kelamaan semakin berkembang dan Path menjadi aplikasi terbuka yang akhirnya malah ditinggalkan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Amerika Serikat Akan Larang Aplikasi Media Sosial ChinaSetelah India melarang 59 aplikasi media sosial dari China, termasuk TikTok, ternyata Amerika Serikat (AS) juga berencana...
Baca lebih lajut »
Kementerian PPPA Sebut Media Sosial Kini Dipakai untuk Rekrut Anak dalam Aksi Terorisme'Perekrutan dilakukan terbuka dan pembaiatan melalui media,' ujar Hasan.
Baca lebih lajut »
KPPPA: Perundungan di Media Sosial Harus Dihentikan |Republika OnlineAnak korban perundungan berpotensi melakukan perundungan kepada orang lain juga.
Baca lebih lajut »
Foto Jadulnya Tersebar di Media Sosial, Nicholas Saputra Jajaki Trending Twitter - Tribunnews.comFoto jadulnya tersebar di media sosial, nama aktor Nicholas Saputra Jajaki Trending Twitter
Baca lebih lajut »