Lonjakan kasus Covid-19 pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi merupakan gambaran atau cerminan peristiwa pada 2 pekan yang lalu.
Jakarta, Beritasatu.com
“Tiap kali ada angka yang keluar hari ini, sesungguhnya itu peristiwa 2 minggu yang lalu, 10 hari yang lalu. Peristiwa yang terjadi hari ini, baru terbaca datanya nanti 10 hari yang akan datang,” ujar Anies usai meninjau protokol kesehatan di Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara pada Sabtu .di masa transisi ini dalam rentang waktu 2 minggu. Termasuk, tutur dia, menilai angka reproduksi virus, apakah semakin menurun atau justru meningkat.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Waspada Lonjakan Kasus Covid-19 dari Pasar TradisionalSetelah Pemprov DKI Jakarta memberlakukan masa PSBB transisi, terjadi pelonggaran aktivitas warga yang berpotensi meningkatkan kasus positif.
Baca lebih lajut »
6 Negara Bagian Amerika Alami Lonjakan Kasus Baru Covid-19Pemerintah negara bagian di Amerika mencatat adanya kenaikan jumlah kasus baru virus Corona atau Covid-19.
Baca lebih lajut »
India catat lonjakan harian tertinggi COVID-19: 11.458 kasusIndia menjadi negara keempat di dunia yang paling terdampak COVID-19, melampaui Inggris pada Jumat (12/6), dengan kasus yang kian meningkat meski penguncian nasional diberlakukan sejak akhir Maret.
Baca lebih lajut »
Tingkatkan Kapasitas Tes Covid-19, Dinkes DKI Antisipasi Lonjakan KasusSalah satu upaya yang dilakukan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta adalah membangun beberapa laboratorium satelit Covid-19.
Baca lebih lajut »
Update Covid-19 Gresik: Tambah 19 Kasus Positif, 3 di Antaranya dari Klaster Pasar KrempyengTotal 266 kasus positif Covid-19 tercatat di Gresik hingga Kamis (11/6/2020). Rinciannya, 196 pasien dirawat, 27 meninggal, dan 43 pasien sembuh.
Baca lebih lajut »
Anies: Jangan Langsung Gembira Jika Kasus Covid-19 TurunMenurutnya, bisa jadi tes swab yang dilakukan relatif kecil. Anies menyebut tingkat tes swab di Jakarta menempati peringkat tertinggi, dengan 8.481 orang per 1 juta penduduk.
Baca lebih lajut »