Pemerintah negara bagian di Amerika mencatat adanya kenaikan jumlah kasus baru virus Corona atau Covid-19.
TEMPO.CO, Washington – Enam negara bagian termasuk Texas dan Ariona mengalamai kesulitan penanganan jumlah pasien Covid-19, yang jumlahnya terus meningkat di rumah sakit.Ini memunculkan kekhawatiran pembukaan kembali ekonomi Amerika Serikat memicu munculnya gelombang kedua Covid-19 atau penyebaran virus Corona.Aksi beli saham global mengalami kejatuhan pada Kamis karena adanya kekhawatiran pandemi Covid-19 kembali muncul.
Direktur kesehatan Arizona mengatakan rumah sakit harus mulai mengaktifkan rencana darurat.Salah satunya adalah soal penambahan kapasitas tempat tidur ICU.Saat ini, sekitar 75 persen tempat tidur ICU di rumah sakit di Arizona terisi.“Kita mulai melewati batas di Arizona,” kata Jared Baeten, seorang epidemiologis di University of Washington.“Ini akan berbahaya jika jumlah kasus baru mulai naik di wilayah yang telah mengalami tren penurunan kasus baru Covid-19,” kata Baeten mengacu ke New York.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Gugus Tugas Covid-19: Salah Pakai Masker Berkontribusi pada Penularan Covid-19Yurianto mengatakan hingga saat ini masih sering ditemukan masyarakat menggunakan masker hanya menutup mulut atau dagu. Namun, tidak menutup hidung.
Baca lebih lajut »
Update Covid-19 Gresik: Tambah 19 Kasus Positif, 3 di Antaranya dari Klaster Pasar KrempyengTotal 266 kasus positif Covid-19 tercatat di Gresik hingga Kamis (11/6/2020). Rinciannya, 196 pasien dirawat, 27 meninggal, dan 43 pasien sembuh.
Baca lebih lajut »
Percobaan Vaksin Covid-19 Amerika Dimulai JuliPerusahaan bioteknologi Amerika Moderna mengatakan akan mengadakan percobaan luas yang pertama kalinya atas sebuah kandidat vaksin virus corona bulan depan. Moderna bekerja sama dengan Lembaga Nasio
Baca lebih lajut »
Masjid di Amerika Serikat Dibuka dengan Protokol Covid-19 |Republika OnlineJamaah masjid di Amerika Serikat diminta menjaga protokol kesehatan.
Baca lebih lajut »
Ahli Imunologi Amerika Kritik Pernyataan WHO Tentang Langkanya Kasus OTG yang Menularkan COVID-19Dokter ahli imunologi Amerika Anthony Fauci mengecam Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Rabu, atas pernyataan bahwa orang tanpa gejala (OTG) jarang menularkan COVID-19.
Baca lebih lajut »