10 persen pria di seluruh dunia menunjukkan tanda depresi sejak awal kehamilan istri.
Foto: Republika.co.id REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kisah ibu yang mengalami depresi pascapersalinan tentu sangat banyak berseliweran. Namun pernahkan mendengar tentang Paternal Postnatal Depression atau depresi pascakelahiran yang diderita ayah?
Menurut Journal of American Medical Association, 10 persen pria di seluruh dunia menunjukkan tanda depresi sejak trimester pertama kehamilan istri hingga enam bulan setelah anak lahir.1. Curahkan perasaan. Tak ada salahnya berbagi mengenai apa yang dialami.3. Beri tahu ayah bahwa mereka tak sendiri, banyak yang mengalami hal serupa.5. Temui profesional kesehatan mental. Sumber: Parents.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Syarat Marc Marquez agar Juara Dunia 2019 pada MotoGP ThailandMarc Marquez akan start dari posisi ketiga pada balapan MotoGP Thailand, di Sirkuit Buriram yang akan dimulai pukul 14.00 WIB.
Baca lebih lajut »
Merawat Printer Instax Mini Agar Lebih Tahan LamaTerlalu sering 'overcharge' menyebabkan kapasitas baterai akan turun.
Baca lebih lajut »
400 Orang Peluk Pohon agar Tak Ditebang untuk Pembangunan ParkirRibuan pohon itu rencananya ditebang untuk membangun tempat parkir kereta bagi jalur kereta bawah tanah. kasuspenebanganpohon
Baca lebih lajut »
Agar Lebih Menyenangkan, Lakukan 5 Kegiatan Ini Saat Bangun TidurAktivitas yang salah di pagi hari bisa merusak mood secara keseluruhan. Untuk mencegah hal itu terjadi, ada beberapa kegiatan saat bangun tidur yang bisa dilakukan agar hari Anda jadi lebih menyenangkan. banguntidur
Baca lebih lajut »
Suap ESDM, KPK Ultimatum Mekeng Agar Penuhi PanggilanKPK mengultimatum Ketua Fraksi Partai Golkar Melchias Markus Mekeng dan tersangka pemilik PT Borneo Lumbung Energi & Metal...
Baca lebih lajut »
SD Juara Paragon Jaksel Gelar Kajian Ayah JuaraKajian ayah juara akan dibuat rutin sehingga para ayah lebih bersemangat.
Baca lebih lajut »