Pasar keuangan Indonesia kompak merekah pada akhir perdagangan Kamis (7/5/2026). Bursa saham dan rupiah sama-sama menguat. Pasar keuangan Indonesia diharakan melanjutkan penguatan pada hari ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan reli dan ditutup menguat 1,15% ke level 7.174,32. Saham perbankan menjadi motor utama penguatan indeks. Bank Central Asia (BBCA) dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi masing-masing 25,76 poin dan 23,52 poin setelah sahamnya naik 4,62% dan 4,75%. Bank Mandiri (BMRI) serta Bank Negara Indonesia (BBNI) turut menopang IHSG. Saham Mora Telematika (MORA) dan DCI Indonesia (DCII) juga masuk jajaran top movers dengan bobot signifikan.
Pasar keuangan dalam negeri kompak merekah pada akhir perdagangan Kamis (7/5/2026). Bursa saham dan rupiah sama-sama menguat. Pasar keuangan Indonesia diharakan melanjutkan penguatan pada hari ini.
Selengkapnya mengenai proyeksi sentimen hari ini bisa dibaca pada halaman 3 artikel ini. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan reli dan ditutup menguat 1,15% ke level 7.174,32 pada perdagangan Kamis (7/5/2026). Sebanyak 361 saham naik, 295 turun, dan 160 stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp22,59 triliun dengan volume 39,55 miliar saham dalam 2,63 juta kali transaksi.
Kapitalisasi pasar tercatat mencapai Rp12.782 triliun. Penguatan IHSG ditopang sektor teknologi yang melesat 3,88%, diikuti finansial 3,28%, kesehatan 2,29%, dan properti 2,18%. Saham perbankan menjadi motor utama penguatan indeks. Bank Central Asia (BBCA) dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menjadi penyumbang terbesar dengan kontribusi masing-masing 25,76 poin dan 23,52 poin setelah sahamnya naik 4,62% dan 4,75%.
Bank Mandiri (BMRI) serta Bank Negara Indonesia (BBNI) turut menopang IHSG. Dari sektor teknologi, saham Mora Telematika (MORA) dan DCI Indonesia (DCII) juga masuk jajaran top movers dengan bobot signifikan. Mata uang Garuda berhasil mengakhiri perdagangan hari ini di zona hijau dengan apresiasi sebesar 0,29% ke level Rp17.330/US$. Penguatan rupiah sepanjang perdagangan terjadi di tengah melemahnya dolar AS di pasar global.
Tekanan terhadap greenback muncul seiring membaiknya sentimen risiko global setelah pasar merespons positif peluang tercapainya kesepakatan damai di Timur Tengah. Harapan terhadap meredanya konflik membuat investor kembali lebih berani masuk ke aset berisiko. Kondisi ini mengurangi permintaan terhadap dolar AS sebagai aset safe haven, sehingga indeks dolar ikut melemah. Pelaku pasar menyambut prospek kesepakatan damai di Timur Tengah, meski nasib Selat Hormuz masih belum sepenuhnya jelas.
Iran disebut tengah meninjau proposal damai yang berpotensi mengakhiri perang, walau sejumlah tuntutan utama AS masih belum terselesaikan. Dari dalam negeri, sentimen juga datang dari pernyataan Wakil Menteri Keuangan Juda Agung terkait kemungkinan aktivasi bond stabilization fund atau BSF. Dari pasar saham Amerika, bursa Wall Street ditutup melemah pada perdagangan Kamis atau Jumat dini hari waktu Indonesia. Wall Street melemah setelah sempat mencetak rekor tertinggi intraday baru sepanjang masa.
Indeks S&P turun 0,38% dan ditutup di level 7.337,11, tertekan oleh pelemahan saham Amazon (-1,4%) serta saham semikonduktor seperti Broadcom dan Micron Technology. Indeks Nasdaq Composite turun 0,13% dan berakhir di 25.806,20. Indeks yang didominasi saham teknologi itu juga sempat mencetak rekor tertinggi baru sepanjang sesi perdagangan. Harga minyak memangkas pelemahan terdalamnya setelah sebelumnya sempat diperdagangkan jauh di bawah US$100 per barel pada sesi tersebut.
Kontrak berjangka minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) ditutup turun 0,28% ke US$94,81 per barel, sedangkan kontrak minyak mentah Brent turun 1,19% menjadi US$100,06 per barel. Saham-saham sebenarnya menguat pada Rabu, sementara harga minyak mendingin setelah Axios melaporkan AS dan Iran semakin dekat mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang.
Dua pejabat AS dan dua sumber lain yang mengetahui pembahasan tersebut mengatakan Gedung Putih meyakini pihaknya hampir mencapai nota kesepahaman satu halaman berisi 14 poin, yang tidak hanya bertujuan mengakhiri perang tetapi juga membangun kerangka pembicaraan nuklir yang lebih rinci. Juru bicara kementerian luar negeri Iran mengatakan Iran sedang mengevaluasi proposal resolusi dari AS. Namun, media pemerintah Iran pada Kamis melaporkan bahwa Teheran belum mengambil keputusan akhir dan belum memberikan tanggapan resmi kepada Washington.
Seorang pejabat senior Iran mengatakan negara di Timur Tengah itu tidak akan membiarkan AS membuka kembali jalur strategis Selat Hormuz dengan rencana yang tidak realistis. Pejabat itu juga mengatakan Iran tidak akan membiarkan AS keluar dari konflik tanpa membayar kompensasi atas kerusakan yang ditimbulkan di negara tersebut.
Ross Mayfield, strategist investasi di Baird mengaakan selain harapan investor terhadap meredanya ketegangan di Timur Tengah, musim laporan keuangan yang sangat kuat juga membantu mendorong pasar saham, ditambah permintaan yang tampaknya tak ada habisnya serta momentum di balik perdagangan saham AI.
"Kita sangat cepat berubah dari situasi 'semua orang bearish' menjadi 'wah, semua orang bullish lagi,'" katanya. "Pasar mungkin sudah terlalu jenuh beli menjelang periode musiman yang biasanya lebih lemah, tetapi itu hanya gangguan kecil, bukan hambatan besar. Pasar saat ini seperti sedang menuju skenario melt-up, kecuali ada kejadian tak terduga. " Imbuhnya
Indeks IHSG Pasar Keuangan Indonesia Saham Perbankan Bank Central Asia Bank Rakyat Indonesia Bank Mandiri Bank Negara Indonesia Saham Mora Telematika Saham DCI Indonesia Sentimen Pasar Tekanan Terhadap Dolar AS Peluang Tercapainya Kesepakatan Damai Di Timur Iran Selat Hormuz Peluang Kesepakatan Damai Di Timur Tengah Peluang Kesepakatan Damai Di Timur Tengah Peluang Kesepakatan Damai Di Timur Tengah Peluang Kesepakatan Damai Di Timur Tengah Peluang Kesepakatan Damai Di Timur Tengah
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
IHSG menguat, ikuti bursa kawasan Asia dan globalIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu bergerak naik mengikuti penguatan bursa saham kawasan Asia dan global.IHSG dibuka ...
Read more »
Analisis IHSG dan Rekomendasi Saham oleh MNC SekuritasAnalis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana, memberikan analisis mengenai pergerakan IHSG serta rekomendasi saham untuk BIPI, BKSL, UNVR, dan ESSA.
Read more »
Pembagian Dividen Tunai PT NICL untuk Tahun Buku 2025 dan Dinamika Pasar Saham IndonesiaPT NICL mengumumkan pembagian dividen tunai sebesar Rp 6 per saham untuk tahun buku 2025, dengan total nilai dividen mencapai Rp 63,81 miliar. Pembagian dividen ini melengkapi dividen interim yang sebelumnya telah dibagikan sebesar Rp 30 per saham. Selain itu, pasar saham Indonesia menunjukkan aktivitas perdagangan yang aktif dengan 181 saham menguat, 39 saham melemah, dan 63 saham stagnan. Pembagian dividen PAM Mineral didasarkan pada kinerja keuangan yang solid, dengan laba bersih sebesar Rp 344,45 miliar dan total ekuitas Rp 776,42 miliar pada akhir 2025.
Read more »
Bank Syariah Indonesia Tebar Dividen Rp 32,81 per Saham, Cek JadwalnyaPT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) membagikan dividen tahun buku 2025 sebesar Rp 32,81 per saham. Berikut jadwal lengkapnya.
Read more »
