Beyond the Breaking News

PT Bayan Resources Tbk Menghormati dan Mendukung Kebijakan Pemerintah Republik Indonesia

Ekonomi News

PT Bayan Resources Tbk Menghormati dan Mendukung Kebijakan Pemerintah Republik Indonesia
PT Bayan Resources TbkKebijakan PemerintahTata Kelola Sumber Daya Alam

PT Bayan Resources Tbk (BYAN) menghormati dan mendukung kebijakan pemerintah Republik Indonesia dalam rangka penguatan tata kelola sumber daya alam nasional dan mendorong praktik bisnis sesuai prinsip good corporate governance melalui rencana penerbitan Peraturan Pemerintah mengenai tata kelola ekspor sumber daya alam.

Sekretaris Perusahaan PT Bayan Resources Tbk, Jenny Quantero mengatakan bahwa perseroan menghormati dan mendukung kebijakan pemerintah Republik Indonesia dalam rangka penguatan tata kelola sumber daya alam nasional dan mendorong praktik bisnis sesuai prinsip good corporate governance melalui rencana penerbitan Peraturan Pemerintah mengenai tata kelola ekspor sumber daya alam.

Perseroan masih memantau dan mempelajari secara mendalam atas substansi, ruang lingkup dan implementasi teknis dari rencana kebijakan tersebut dan aktif mengikuti sosialisasi dan forum diskusi pembahasan terkait rencana penerapan kebijakan tersebut. Perseroan memiliki pendapatan atas penjualan ekspor batu bara ke luar negeri dan masih mempelajari dan melakukan kajian komprehensif atas rencana kebijakan tersebut guna memahami mekanisme implementasi secara utuh.

Perseroan belum mengetahui mekanisme dari kebijakan yang dimaksud, sehingga perseroan untuk saat ini belum dapat menentukan secara pasti dampak penerapan kebijakan tersebut terhadap perseroan termasuk terhadap besaran pendapatan, laba usaha, laba bersih arus kas maupun dampak-dampak lainnya. Sebagai langkah mitigasi, perseroan akan terus melakukan pemantauan terhadap perkembangan regulator yang dimaksud termasuk berkoordinasi dan berkomunikasi dengan regulator, asosiasi industri, pelanggan serta pemangku kepentingan terkait lainnya.

Perseroan juga akan melakukan evaluasi secara berkala terhadap strategi operasional dan komersial Perseroan guna memastikan kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta menjaga keberlangsungan usaha Perseroan. Hingga kini, perseroan belum memiliki rencana tindakan korporasi tertentu terkait rencana kebijakan tersebut. Perseroan senantiasa memastikan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku dan menyampaikan keterbukaan informasi sesuai ketentuan Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia apabila terdapat perkembangan material sehubungan dengan hal ini.

Sebelumnya, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) mencatat penurunan pendapatan dan laba hingga kuartal pertama 2026. Perseroan meraup pendapatan turun 7,6% menjadi USD 821,65 juta hingga kuartal pertama 2026 dari periode sama tahun sebelumnya USD 890,14 juta. Beban pokok pendapatan susut 3,5% menjadi USD 554,58 juta hingga kuartal pertama 2026 dari periode sama tahun sebelumnya USD 574,90 juta. Laba bruto perseroan turun 15,28% dari USD 315,24 juta hingga kuartal pertama 2025 menjadi USD 267,06 juta hingga kuartal pertama 2026.

Beban penjualan turun menjadi USD 9,77 juta hingga kuartal pertama 2026 dari periode sama tahun sebelumnya USD 10,51 juta. Beban umum dan administrasi naik menjadi USD 12,99 juta hingga kuartal pertama 2026 dari kuartal pertama 2025 sebesar USD 11,03 juta. Beban keuangan turun menjadi USD 1,18 juta hingga kuartal pertama 2026 dari periode sama tahun sebelumnya USD 4,62 juta. Penghasilan keuangan turun menjadi USD 6,72 juta hingga Maret 2026 dari periode sama tahun sebelumnya USD 7,63 juta.

Perseroan mencatat laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk turun 12,44% menjadi USD 190,79 juta hingga kuartal pertama 2026 dari periode sama tahun sebelumnya USD 217,91 juta. Laba periode berjalan merosot 12,3% menjadi USD 195,53 juta hingga kuartal pertama 2026. Pada kuartal pertama 2025 tercatat laba USD 222,97 juta. Laba bersih per saham yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk dasar dan dilusi menjadi USD 0,006 pada kuartal pertama 2026 dari kaurtal pertama 2025 USD 0,007.

Ekuitas perseroan naik menjadi USD 2,89 miliar hingga Maret 2026 dari Desember 2025 sebesar USD 2,69 miliar. Liabilitas perseroan turun menjadi USD 617,20 juta hingga Maret 2026 dari Desember 2025 sebesar USD 680,46 juta. Aset perseroan naik menjadi USD 3,50 miliar dari Desember 2025 sebesar USD 3,37 miliar

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

liputan6dotcom /  🏆 4. in İD

PT Bayan Resources Tbk Kebijakan Pemerintah Tata Kelola Sumber Daya Alam Good Corporate Governance

 

United States Latest News, United States Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

PT Soechi Lines Tbk Menandatangani Fasilitas Pembiayaan SubordinasiPT Soechi Lines Tbk Menandatangani Fasilitas Pembiayaan SubordinasiPT Soechi Lines Tbk telah menandatangani fasilitas pembiayaan subordinasi dengan nilai maksimal Rp 3 triliun. Fasilitas ini diharapkan dapat mendukung kelangsungan usaha perseroan dalam jangka panjang.
Read more »

Pemerintah Identifikasi 139 PKS Beli TBS di Bawah Harga, Wamentan Sudaryono: Harga Dunia Turun Tidak Ada AlasanPemerintah Identifikasi 139 PKS Beli TBS di Bawah Harga, Wamentan Sudaryono: Harga Dunia Turun Tidak Ada AlasanWakil Menteran Pertanian Sudaryono menegaskan pemerintah telah mengidentifikasi 139 pabrik kelapa sawit yang membeli TBS di bawah harga ketetapan pemerintah daerah. Pemerintah meminta refinery dan eksportir melakukan transaksi dengan harga wajar sesuai pasar. Sebanyak 16 PKS mulai menyesuaikan harga setelah rapat dengan asosiasi, namun pemerintah ingin langkah koreksi diperluas. Sudaryono juga meluruskan bahwa PT DSI berfungsi sebagai pengelola dan pengawas tata niaga, bukan mengambil keuntungan, untuk transparansi dan akuntabilitas. Industri sawit tetap berjalan normal selama transisi.
Read more »

Perseroan-Perseroan Kelapa Sawit Mendukung Kebijakan PemerintahPerseroan-Perseroan Kelapa Sawit Mendukung Kebijakan PemerintahPerseroan-perseroan kelapa sawit seperti PT Dharma Satya Nusantara Tbk, PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk, dan PT Eagle High Plantations Tbk menyatakan mendukung kebijakan pemerintah Indonesia untuk memperkuat tata kelola perdagangan dan ekspor sumber daya alam (SDA) nasional.
Read more »

Bursa Masukkan Saham TCPI Kategori Kepemilikan Saham Terkonsentrasi TinggiBursa Masukkan Saham TCPI Kategori Kepemilikan Saham Terkonsentrasi TinggiSaham PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) masuk kategori saham dengan kepemilikan konsentrasi tinggi.
Read more »



Render Time: 2026-06-02 01:51:57