perayaan Milad ke-113 Muhammadiyah yang digelar oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DKI Jakarta membeludak.
Kompas.tvPerayaan Milad ke-113 Muhammadiyah yang digelar oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta kali ini menghadirkan penceramah Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Abdul Mu`ti yang juga Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia - Perayaan Milad ke-113 Muhammadiyah yang digelar oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta kali ini menghadirkan penceramah Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof Abdul Mu`ti.
Sekum PP Muhammadiyah yang juga Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah ini membahas berbagai hal dalam taushiyah kepada jemaah yang hadir di gedung dakwah PWM DKI Jakarta di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat pada Minggu . Pria yang dijuluki Kyai Menteri itu menjelaskan, pada refleksi Milad kali ini, menurutnya, usia yang ke-113 tahun Muhammadiyah bukan hanya momentum perayaan, tetapi pengingat tentang kerja nyata persyarikatan Muhammadiyah. “Kita bersyukur karena Muhammadiyah berkembang besar, tapi jangan sampai merasa cukup,” ucap Kyai Menteri Abdul Mu`ti saat menyampaikan ceramahnya itu. Dia mencontohkan aspek pertumbuhan organisasi, termasuk 31 Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah di berbagai negara di dunia. Kyai Menteri Abdul Mu`ti menuturkan, PCIM termuda berada di Timor Leste, sementara di Malaysia telah berdiri Rumah Hamka dan usaha kuliner Wasola yang dikelola kader Muhammadiyah setempat. Di Australia, sekolah Muhammadiyah di Melbourne terus berkembang dan kini tengah dirintis Australia College di New South Wales. Di dalam negeri, program perbaikan sekolah dan perluasan bantuan pendidikan pemerintah juga dirasakan lembaga pendidikan Muhammadiyah. Tahun ini, 16.140 sekolah diperbaiki, termasuk 16 persen sekolah swasta yang sebagiannya sekolah Muhammadiyah. Ia juga menyinggung pengakuan WHO terhadap EMT MDMC sebagai bagian dari standar internasional pertama di Indonesia dalam layanan kebencanaan. Menurutnya, pencapaian seperti ini perlu diimbangi sikap waspada agar organisasi tidak terjebak pada kenyamanan. Sebelum mengakhiri tausiyahnya, Mu’ti mengajak warga Muhammadiyah di DKI Jakarta khususnya, untuk memperkuat kontribusi Muhammadiyah bagi bangsa. “Dengan semangat milad, kita terus berkhidmat bersama pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan Indonesia yang lebih adil dan sejahtera. Baldatun toyibatun wa rabbun gafur,” katanya. Diketahui, perayaan Milad ke-113 Muhammadiyah yang digelar oleh Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DKI Jakarta membeludak.
Milad Ke-113 Muhammadiyah Sekum Abdul Muti Menteri Abdul Muti Kyai Menteri Abdul Muti Muhammadiyah Kerja Nyata
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pakar UMY sebut diaspora penguat ekspansi BUMN ke Amerika LatinPakar hubungan internasional Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) Ratih Herningtyas memandang peran diaspora Indonesia sebagai kekuatan strategis untuk ...
Baca lebih lajut »
Reaksi Mendikdasmen Abdul Mu'ti soal Usulan Murid Dilarang Bawa HP ke KelasMendikdasmen Abdul Muti mengatakan sebenarnya fokus penggunaan HP tak hanya ketika di sekolah, tetapi saat anak di rumah dan kurang pengawasan orang tua.
Baca lebih lajut »
Rektor UMJ Tegaskan Pendidikan Berdampak dan Berkelanjutan di Wisuda 2025JPNN.com : Universitas Muhammadiyah Jakarta berkomitmen untuk menjalankan pendidikan yang berdampak dan berkelanjutan.
Baca lebih lajut »
Mendikdasmen ajak Muhammadiyah tingkatkan kontribusi untuk bangsaMenteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mandikdasmen) Abdul Mu’ti mengajak Muhammadiyah yang tahun ini merayakan Milad ke-113 untuk meningkatkan ...
Baca lebih lajut »
Muhammadiyah dukung kesejahteraan warga pesisir melalui ekonomi biruKonsorsium Pesisir, Kelautan, dan Perbatasan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah (KPKP PTMA) mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir melalui ...
Baca lebih lajut »
