Menteri Kebudayaan Fadli Zon mendorong kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat restorasi bangunan candi, demi meningkatkan potensi pariwisata budaya, sejarah, dan religi di Indonesia. Fokus pada Candi Sewu dan Keraton Ratu Boko sebagai prioritas.
Menteri Kebudayaan, Fadli Zon , menggarisbawahi urgensi percepatan restorasi bangunan-bangunan candi di Indonesia. Langkah ini dianggap krusial sebagai strategi untuk mendongkrak potensi pariwisata yang berbasis pada kekayaan budaya, sejarah, dan nilai-nilai religi. Dalam kunjungan kerjanya ke wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada Jumat, 17 April 2026, Menbud menekankan perlunya pendekatan proaktif dalam mencari dukungan dari berbagai pihak.
Dukungan ini mencakup kolaborasi erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan sektor swasta, yang diharapkan dapat menyediakan pendanaan memadai untuk kelanjutan proses pemugaran. Pernyataan ini disampaikan dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta pada Sabtu. Kunjungan kerja yang dilakukan ke Kompleks Candi Sewu dan Keraton Ratu Boko, Yogyakarta, menjadi momentum penting bagi Menbud untuk mengidentifikasi dan menegaskan potensi besar yang dimiliki oleh situs-situs cagar budaya tersebut. Fadli Zon menyatakan bahwa proses restorasi yang lebih cepat tidak hanya berfokus pada aspek pelestarian semata, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar. Selain itu, percepatan restorasi ini bertujuan agar kompleks candi dapat tampil lebih utuh dan representatif dalam beberapa tahun mendatang, sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun internasional. Menbud menjelaskan lebih lanjut mengenai sejarah Kompleks Candi Sewu, yang keberadaannya tercatat dalam Prasasti Manjusrigrha berangka tahun 792 Masehi. Kompleks ini merupakan sebuah mahakarya arsitektur kuno yang terdiri dari satu candi induk yang megah, delapan candi apit yang mengapit, serta 240 candi perwara yang menambah kemegahan keseluruhan situs. Detail sejarah ini menunjukkan betapa pentingnya Candi Sewu sebagai saksi bisu peradaban masa lalu di Nusantara. Tidak hanya Candi Sewu, Keraton Ratu Boko yang berlokasi di Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, juga menjadi sorotan utama dalam kunjungan kerja tersebut. Aset cagar budaya nasional seluas kurang lebih 16 hektar ini merupakan salah satu pilar penting Kementerian Kebudayaan, memegang teguh posisinya sebagai simpul penting dalam pelestarian warisan dan pengembangan sektor pariwisata. Daya tarik Keraton Ratu Boko diakui sangat beragam, mulai dari keunikan arsitektur gerbangnya yang kokoh, keberadaan petirtaan yang menyimpan nilai spiritual, hingga struktur pendopo dan pringgitan yang mencerminkan gaya kehidupan bangsawan masa lalu. Keistimewaan lainnya adalah kombinasi otentik antara pengaruh arsitektur Hindu dan Buddha yang tercermin dalam berbagai bangunan. Berdasarkan temuan prasasti, situs ini diperkirakan dibangun pada abad ke-8 Masehi, dan yang lebih mengagumkan, lanskap di sekitarnya masih terjaga keasliannya hingga kini. Hal ini memberikan pengalaman yang unik bagi pengunjung untuk membayangkan kehidupan di masa lalu. Menteri Fadli Zon menegaskan kembali komitmen Kementerian Kebudayaan dalam upaya penguatan pelestarian dan pemanfaatan cagar budaya. Upaya ini merupakan bagian integral dari strategi pembangunan kebudayaan nasional yang berkelanjutan. Ia menekankan bahwa melalui pelestarian dan pemanfaatan yang optimal, situs-situs seperti candi dan keraton bukan hanya menjadi objek wisata, tetapi juga menjadi sarana edukasi dan inspirasi bagi generasi muda. Kunjungan ini diharapkan dapat memicu kolaborasi yang lebih kuat dan nyata dari semua pihak terkait agar warisan berharga ini dapat lestari dan memberikan manfaat maksimal bagi bangsa dan negara. Menurut Menbud, pengalaman di situs-situs bersejarah ini menawarkan sebuah perjalanan waktu yang luar biasa, seolah kembali ke masa lalu untuk menyaksikan langsung peninggalan nenek moyang yang begitu agung dan penuh makna. Dengan demikian, upaya percepatan restorasi ini diharapkan tidak hanya memulihkan fisik bangunan, tetapi juga mengembalikan narasi sejarah dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya, menjadikannya sumber kebanggaan nasional sekaligus daya tarik pariwisata kelas dunia. Kolaborasi yang melibatkan pemerintah, komunitas, akademisi, dan sektor swasta akan menjadi kunci keberhasilan dalam mewujudkan visi ini, memastikan bahwa kekayaan warisan budaya Indonesia terus terjaga dan berkembang untuk generasi mendatang, serta memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat melalui sektor pariwisata yang berkelanjutan dan bertanggung jawab
Restorasi Candi Pariwisata Budaya Fadli Zon Cagar Budaya Jawa Tengah Yogyakarta
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Disperpusip Jatim restorasi 1.055 naskah kuno dari berbagai daerahDisperpusip Jatim restorasi 1.055 naskah kuno dari berbagai daerah. Petugas Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur M Sulthon melakukan perawatan peta Sidoarjo Tahun 1955 ...
Read more »
Polandia tolak percepatan aksesi Ukraina untuk jadi anggota Uni EropaPolandia tidak akan mengizinkan percepatan aksesi Ukraina ke Uni Eropa, kata Menteri Luar Negeri Polandia Radoslaw Sikorski, Kamis (16/4).“Ide mengenai ...
Read more »
DPR Mendesak Percepatan Kartu Nusuk untuk Jemaah Haji 2026Puan Maharani dari DPR RI menekankan pentingnya kelancaran persiapan haji 2026 dan mendesak agar persoalan teknis terkait Kartu Nusuk tidak menunda keberangkatan jemaah. DPR siap memfasilitasi dan mengevaluasi agar jemaah tidak terlantar. Kartu Nusuk, yang merupakan identitas digital resmi, dilaporkan sudah tiba di Indonesia namun masih tertahan di Bea Cukai.
Read more »
Pemprov Sumbar Bentuk Tim Percepatan Pemulihan Sawah 3,902 HektarePemprov Sumbar mempercepat pemulihan 3.902 hektare sawah terdampak banjir dengan memangkas birokrasi, memperkuat koordinasi, dan mendorong percepatan hingga tahap tanam.
Read more »
Pemerintah Beri Insentif PPh 21 DTP untuk Dongkrak Daya Beli dan Jaga Stabilitas Industri Padat KaryaPemerintah meluncurkan kebijakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk menopang daya beli pekerja dan menjaga stabilitas industri padat karya. Insentif ini menyasar pekerja berpenghasilan di bawah Rp 10 juta per bulan, dengan tujuan mendorong pertumbuhan ekonomi, menekan kemiskinan, dan pengangguran di tengah ketidakpastian global.
Read more »
Polandia Tolak Percepatan Aksesi Ukraina Jadi Anggota Uni EropaTentara Ukraina kini mengandalkan kendaraan robotik untuk membantu dalam pertempuran melawan Rusia. Robot tersebut digunakan untuk mengirim amunisi, bahan bakar, air, hingga evakuasi pasukan dari garis depan.
Read more »
