Beyond the Breaking News

Deretan Bisnis Properti Milik Grup Djarum: Mal hingga Kawasan Industri

Perusahaan Properti News

Deretan Bisnis Properti Milik Grup Djarum: Mal hingga Kawasan Industri
Grup DjarumGrup DjarumIndonesia

Deretan perusahaan properti milik Grup Djarum, salah satu yang paling besar adalah PT Cipta Karya Bumi Indah.

- Selain dikenal luas melalui industri rokok dan perbankan, Grup Djarum juga memiliki portofolio bisnis yang kuat di sektor properti.banyak dikelola melalui perusahaan holding investasi, PT Dwimuria Investama Andalan, perusahaan ini juga menjadi pemegang saham mayoritas PT Bank Central Asia Tbk .

Salah satu entitas penting di sektor properti milik Grup Djarum adalah PT Cipta Karya Bumi Indah. Perusahaan swasta tersebut memenangkan pengelolaan kawasan Grand Indonesia pada 2004 silam.Pusat perbelanjaan ini berdiri di atas lahan bekas Hotel Indonesia Intercontinental yang sebelumnya sempat menjadi ikon Jakarta sejak diresmikan pada 5 Agustus 1962 oleh Presiden Soekarno dalam rangka menyambut Asian Games IV. Proyek pembangunan Grand Indonesia merupakan bagian dari upaya revitalisasi kawasan Hotel Indonesia, yang kemudian dikembangkan menjadi Grand Indonesia Superblock. Kawasan ini terdiri dari tiga elemen utama, yaitu Grand Indonesia Shopping Town , Hotel Indonesia Kempinski, dan Menara BCA .Untuk diketahui, di era pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri dan Menteri BUMN Laksamana Sukardi, BUMN PT Hotel Indonesia Natour menjajaki kontrak kerja sama dengan PT Cipta Karya Bumi Indah, anak usaha properti milik Grup Djarum. PT Cipta Karya Bumi Indah awalnya menjadi pemenang lelang pengelolaan Hotel Indonesia dan dilaksanakan perjanjian kerja sama dengan PT Hotel Indonesia Natour .Kerja sama dilakukan dengan sistem Built, Operate, and Transfer atau membangun, mengelola, dan menyerahkan . Dalam skema perjanjian itu, PT Cipta Karya Bumi Indah membangun empat aset, yakni hotel bintang lima Kempinsky, pusat perbelanjaan Grand Indonesia west mall, east mall, dan fasilitas parkir. PT Cipta Karya Bumi Indah kemudian melakukan pengembangan dengan mendirikan dua gedung tinggi lainnya, yakni Menara BCA dan Apartemen Kempinski.Beberapa di antaranya adalah PT Fajar Surya Perkasa, PT Nagaraja Lestari, PT Inti Karya Bumi Indah, serta PT Graha Padma Internusa. Grup Djarum melalui PT Dwimuria Investama Andalan juga memperkuat portofolio di sektor properti dan industri dengan mengakuisisi saham PT Surya Semesta Internusa Tbk . Perusahaan ini merupakan pengelola kawasan industri Subang Smartpolitan. Hingga Juli 2025, Dwimuria tercatat memborong saham SSIA senilai ratusan miliar rupiah, menjadikannya investor strategis utama. Lalu p ada Juli 2025, Dwimuria mengambil alih saham treasuri SSIA sebanyak 62,9 juta saham senilai Rp169,4 miliar, meningkatkan kepemilikan saham.KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership.Indonesia Segera Repatriasi Prajurit RI yang Gugur akibat Serangan Israel ke Markas UNIFILSelama Arus Balik, Menteri PU Klaim Kondisi Jalan Tol TerjagaApresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.comApresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

kompascom /  🏆 9. in İD

Grup Djarum Grup Djarum Indonesia Perusahaan Properti Perusahaan Properti Milik Grup Djarum

 

United States Latest News, United States Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Deretan fitur-fitur baru dari WhatsApp yang rilis di Maret 2026Deretan fitur-fitur baru dari WhatsApp yang rilis di Maret 2026WhatsApp, platform pesan instan besutan Meta, merilis sederet fitur-fitur baru bagi para penggunanya di Maret 2026 ini dan tentunya kembali mempermudah ...
Read more »

Deretan Tanggal Lahir Ini Diprediksi Paling Potensial untuk Hidup Kaya Raya, Apa Saja?Deretan Tanggal Lahir Ini Diprediksi Paling Potensial untuk Hidup Kaya Raya, Apa Saja?Berikut ini adalah daftar tanggal lahir yang dianggap memiliki jalur hidup menuju kekayaan dan berpotensi besar untuk hidup sejahtera.
Read more »

Video: Jurus Distributor Makanan - Bahan Bangunan Hadapi Gejolak 2026Video: Jurus Distributor Makanan - Bahan Bangunan Hadapi Gejolak 2026Jurus Bisnis Distributor Makanan - Bahan Bangunan Hadapi Gejolak 2026
Read more »

Deretan Mobil Tempur Dewa United Motorsports 2026: dari Rally hingga TouringDeretan Mobil Tempur Dewa United Motorsports 2026: dari Rally hingga TouringGarasi tim ini diisi kombinasi mobil rally, touring, hingga drift yang mencerminkan keseriusan mereka bersaing di level nasional maupun internasional.
Read more »

PSS Sleman Gagal Menang: Persaingan Grup B Pegadaian Championship Makin Sengit, Ansyari Soroti IniPSS Sleman Gagal Menang: Persaingan Grup B Pegadaian Championship Makin Sengit, Ansyari Soroti IniPSS Sleman gagal menang setelah ditahan imbang Kendal Tornado FC 1-1 di Stadion Sriwedari, persaingan Grup B Pegadaian Championship makin ketat.
Read more »

Deretan Saham Ini Melawan Balik Bantu IHSG Pangkas KoreksiDeretan Saham Ini Melawan Balik Bantu IHSG Pangkas KoreksiIHSG memangkas koreksi setelah anjlok nyaris 2%. Tekanan eksternal dan harga minyak tinggi jadi tantangan bagi pasar saham Indonesia.
Read more »



Render Time: 2026-05-28 10:28:33