Ratusan aktivis dalam misi Global Sumud Flotilla 2.0 yang sempat ditahan tentara Israel akhirnya dibebaskan di wilayah Crete, Yunani, pada 1 Mei 2026. Rekaman yang dirilis Global Sumud Nusantara menunjukkan sejumlah aktivis mengalami luka lebam di wa...
Aktivis dan anggota komite pengarah Global Sumud Flotilla yang ditahan di Penjara Shikma , Askalan, wilayah utara Gaza, Palestina. Bagaimana kondisi Saif Abukeshk dan Thiago Ávila selama penahanan?
Informasi tersebut disampaikan setelah perwakilan diplomatik bertemu langsung dengan keduanya dan mengungkapkan kekhawatiran serius terkait keselamatan serta kondisi kesehatan mereka.
“Keduanya melaporkan adanya penyiksaan, pemukulan, dan perlakuan tidak manusiawi. Terdapat pula kekhawatiran bahwa perawatan medis yang diberikan sejauh ini tidak memadai. Keduanya telah melakukan mogok makan sejak penangkapan mereka,” tulis Tim Komunikasi Internal GSF, Minggu . Steering Committee Global Sumud Flotilla, Maimon Herawati, juga menyampaikan hal serupa.
Ia menyebut kedua aktivis tersebut menunjukkan tanda-tanda mengalami penyiksaan yang cukup serius. Menurut Maimon, Thiago bahkan sempat mengalami gangguan penglihatan pada salah satu matanya dan tidak memperoleh akses medis yang memadai saat itu.
“Jadi kedua teman kami menunjukkan tanda-tanda penyiksaan. Tiago sempat tidak bisa melihat di satu matanya dan tidak ada akses kepada dokter yang cukup saat itu,” ujar Maimon. Maimon juga mengungkapkan bahwa Saif dan Thiago telah menerima kunjungan dari perwakilan konsulat masing-masing negara. Namun, komunikasi dalam pertemuan tersebut berlangsung terbatas karena dipisahkan oleh kaca.
“Tiago dan Saif sudah menerima kunjungan konsulat dari pemerintah masing-masing. Dan di situ mereka dibatasi oleh kaca, jadi tidak bisa secara bebas berkomunikasi,” jelasnya. Adapun penjara Shikma sendiri dikenal sebagai fasilitas penahanan dengan kondisi keras, yang kerap digunakan untuk menahan warga Palestina. Dalam beberapa waktu terakhir, penjara tersebut juga dilaporkan digunakan untuk menahan warga sipil yang ditangkap dari Gaza.
Pihak Global Sumud Flotilla menyatakan akan segera merilis informasi lebih lanjut melalui pernyataan resmi dalam beberapa jam ke depan. Di sisi lain, desakan untuk intervensi diplomatik segera terus menguat guna memastikan keselamatan kedua aktivis tersebut serta menuntut pertanggungjawaban atas dugaan pelanggaran yang terjadi selama proses penahanan. Aktivis dan anggota komite pengarah Global Sumud Flotilla yang ditahan di Penjara Shikma, Askalan, wilayah utara Gaza, Palestina. Sebelumnya, Anggota steering committee GSF asal Indonesia, Maimon Herawati, mengungkapkan bahwa pihaknya kini memprioritaskan penanganan medis terhadap para korban, sekaligus mendorong langkah diplomatik untuk membebaskan dua relawan yang masih ditahan Israel.
"Fokus kami saat ini adalah memastikan 176 rekan-rekan kami itu baik kondisinya, bisa dirawat oleh dokter untuk yang memerlukan perawatan," ujar Maimon kepada para wartawan, salah satunya jurnalis Liputan6.com, di Marmaris, Turki, Jumat . Dari total tersebut, sebanyak 34 orang dilaporkan mengalami luka-luka, dengan lima di antaranya dalam kondisi serius. Mereka membutuhkan penanganan lanjutan di fasilitas kesehatan yang lebih besar.
"Ada yang patah hidungnya, ada yang matanya harus mendapatkan perawatan secara khusus, ada yang patah tulangnya. Lima di antaranya parah dan harus dibawa ke rumah sakit besar," jelasnya. Di tengah upaya pemulihan korban, GSF juga menghadapi kendala dalam mengakses dua relawan, Saif Abukeshek dan Thiago Avila, yang hingga kini belum diketahui kondisi pastinya. Maimon menyebut, keduanya belum mendapatkan hak dasar untuk berkomunikasi dengan pihak luar maupun pengacara.
"Kami belum bisa memastikan kondisi mereka karena tidak ada akses kepada Saif dan Thiago sampai saat ini. Seharusnya mereka berdua mendapatkan akses telepon ataupun menghubungi pengacara, tapi itu tidak diberikan," katanya. Tim hukum GSF kini tengah mengupayakan tekanan internasional agar kedua relawan tersebut segera mendapatkan akses bantuan hukum.
"Tim pengacara saat ini berusaha mencari jalan, meminta pemerintah di dunia untuk menekan Israel agar memberikan akses kepada pengacara," tambahnya. Dalam kesempatan yang sama, Maimon menyoroti solidaritas lintas agama yang ditunjukkan para relawan, termasuk Tiago yang bukan seorang muslim.
"Tiago itu bukan muslim. Tapi kalau kita lihat pengorbanannya untuk menolong bangsa Palestina itu luar biasa, bahkan dengan risiko nyawa," ungkapnya. Ia pun mengajak masyarakat Indonesia, khususnya umat muslim, untuk meningkatkan kepedulian terhadap isu kemanusiaan di Palestina.
"Saya mengajak teman-teman muslim dari Indonesia, kita ini bagian dari komunitas muslim terbesar di dunia. Semoga kita bisa bergerak lebih masif dan solid untuk mendukung gerakan yang mencoba mendobrak blokade ilegal atas Gaza," imbuhnya. GSF merupakan inisiatif solidaritas global yang melibatkan lebih dari 80 kapal sipil dari berbagai negara, dengan tujuan utama menembus blokade Gaza dan membuka jalur kemanusiaan bagi masyarakat Palestina.
Misi ini menjadi simbol perlawanan sipil global terhadap krisis kemanusiaan yang berkepanjangan di Gaza, sekaligus seruan moral kepada dunia internasional untuk bertindak lebih tegas. Indonesia Kirim Delegasi untuk Hadiri Kongres Parlemen GSF 2026 di Brussels31 Saksi Diperiksa, Polisi Terus Dalami Kecelakaan KRL di Bekasi Malam Mengerikan di Bekasi Timur: Cahaya KA Argo Bromo Datang, Saya Lompat dan Sembunyi di Bawah Peron
Saif Abukeshk Thiago Ávila Penjara Shikma
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Ketua Banggar DPR Usul Perpanjang Laporan Pajak PeroranganDengan memperpanjang lagi laporan SPT Tahunan perorangan, Ketua Banggar DPR berharap target pelaporan bisa tercapai.
Read more »
Kongres Parlemen GSF 2026 Cetuskan Deklarasi Brussels, Delegasi Indonesia Desak Dunia Bertindak untuk PalestinaIndonesia berpartisipsi dalam Global Sumud Parliamentary Congress yang berlangsung di Brussels, Belgia, Selasa (22/4/2026).
Read more »
Laporan Liputan6.com dari Turki: Israel Tahan 2 Aktivis Global Sumud Flotilla, Puluhan Lainnya TerlukaKondisi dua aktivis yang ditahan Israel hingga kini belum diketahui. Pemerintah Spanyol dan Brasil menuduh Israel menculik warganya.
Read more »
Brasil dan Spanyol Kecam Penculikan Aktivis Gaza oleh IsraelBrasil dan Spanyol mengecam keras tindakan Israel menculik dua aktivis Gaza di perairan internasional. Kedua negara menuntut pemulangan segera warga negara mereka dengan jaminan keselamatan dan akses konsuler. Kejadian ini terkait dengan serangan terhadap armada bantuan kemanusiaan Global Sumud flotilla yang bertujuan menembus blokade Gaza.
Read more »
Laporan Oxfam: Gaji CEO Naik 20 Kali Lebih Cepat Dibanding PekerjaLaporan Oxfam 2025 ungkap gaji CEO di AS naik 20 kali lebih cepat dibanding pekerja. Ketimpangan ekonomi makin tajam dan daya beli menurun.
Read more »
Flotilla: Dua aktivis yang diculik Israel ditahan di penjara GazaPenyelenggara Global Sumud Flotilla mengatakan dua aktivis yang diculik oleh Israel saat berusaha membawa bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza telah dipindahkan ...
Read more »
