Philips Perkenalkan Strategi Inovasi Pemantauan Pasien Terbaru di Singapura

Kesehatan News

Philips Perkenalkan Strategi Inovasi Pemantauan Pasien Terbaru di Singapura
PhilipsInovasiPemantauan Pasien

Philips meluncurkan strategi inovasi pemantauan pasien berbasis AI untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja dan meningkatkan koordinasi layanan perawatan di rumah sakit di Asia Pasifik.

Singapura – Perusahaan teknologi kesehatan terkemuka asal Belanda, Philips , secara resmi memperkenalkan strategi inovasi terbarunya dalam pemantauan pasien di acara Philips APAC Innovation Summit yang diselenggarakan di Singapura pada Rabu, 29 April 2026.

Strategi ini dirancang sebagai solusi komprehensif untuk mengatasi tantangan krusial yang dihadapi rumah sakit, yaitu kekurangan tenaga kerja medis yang semakin mendesak, serta meningkatkan efisiensi dan koordinasi dalam penyediaan layanan perawatan kesehatan. Inti dari pendekatan inovatif ini adalah pemanfaatan platform terbuka yang didukung oleh kecerdasan buatan (AI) canggih. Platform ini memungkinkan integrasi dan konektivitas data pasien dari berbagai sumber, termasuk berbagai rumah sakit dan berbagai pengaturan layanan kesehatan yang berbeda.

Dengan demikian, tercipta ekosistem data yang terpusat dan komprehensif, yang menjadi dasar bagi pengambilan keputusan klinis yang lebih akurat dan tepat waktu. Stephanie Sievers, Managing Director Philips Asia Pasifik, menekankan bahwa Philips memiliki keunggulan kompetitif yang signifikan dalam bidang ini. Keunggulan tersebut berasal dari basis instalasi pemantauan pasien yang sangat besar secara global, serta pengalaman inovasi yang telah terakumulasi selama puluhan tahun.

Philips berkomitmen untuk membantu sistem kesehatan di seluruh Asia Pasifik mengatasi tantangan yang ada, sekaligus memfasilitasi implementasi solusi inovatif ini dalam skala yang luas. Teknologi pemantauan pasien Philips, yang dibangun di atas fondasi pengalaman inovasi yang mendalam, saat ini mendukung perawatan bagi jutaan pasien setiap tahunnya di seluruh dunia. Dengan mengintegrasikan otomatisasi, AI, dan data yang saling terhubung, solusi ini menghasilkan wawasan yang berharga dan peringatan cerdas yang dapat ditindaklanjuti.

Hal ini memungkinkan tim medis untuk mendeteksi potensi risiko kesehatan pada tahap awal, membuat keputusan klinis dengan lebih cepat dan tepat, serta berkolaborasi secara lebih efektif dalam memberikan perawatan terbaik kepada pasien. Philips memahami pentingnya kolaborasi yang erat dengan rumah sakit dan penyedia layanan kesehatan lainnya. Oleh karena itu, Philips secara aktif menjalin kemitraan lokal dan regional yang kuat untuk mengembangkan solusi yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan nyata di dunia klinis.

Tujuan utama dari kolaborasi ini adalah untuk memastikan bahwa layanan kesehatan dapat diberikan pada saat yang paling dibutuhkan oleh pasien. Salah satu inovasi spesifik yang dipamerkan dalam Philips APAC Innovation Summit adalah 'Enterprise Command and Care Coordination Center'. Sistem ini dirancang untuk memantau aktivitas jantung pasien secara real-time dan memberikan dukungan pengambilan keputusan klinis yang lebih akurat.

Sistem ini mampu menganalisis data aktivitas jantung dan tanda-tanda vital pasien secara terus-menerus, sementara algoritma berbasis AI secara cerdas mengidentifikasi pola-pola yang mencurigakan dan menandai tanda-tanda awal kelainan, seperti aritmia dan serangan jantung. Fitur manajemen alarm yang terintegrasi membantu memprioritaskan peringatan yang paling penting, sehingga tim medis dapat menindaklanjutinya secara tepat waktu dan efektif.

Pendekatan inovatif ini tidak hanya bermanfaat untuk pemantauan pasien dengan masalah jantung, tetapi juga dapat diterapkan untuk mendukung perawatan berbagai kondisi medis kompleks lainnya, termasuk nyeri dada, gagal jantung, dan penyakit pernapasan kronis. Selain itu, Philips juga memperkenalkan alur kerja perawatan virtual yang terintegrasi, yang mencakup proses penerimaan pasien, pemulangan pasien, dan observasi pasien berbasis kamera. Alur kerja ini dirancang untuk mengurangi beban kerja tenaga medis di sisi pasien tanpa mengorbankan kualitas pengawasan dan perawatan.

Dengan memperluas jangkauan pemantauan hingga ke layanan rawat jalan dan perawatan pasca-pemulangan pasien, Philips berkontribusi pada kesinambungan perawatan pasien dan memastikan bahwa pasien menerima dukungan yang mereka butuhkan, bahkan setelah mereka meninggalkan rumah sakit. Sharad Jhingan, Head of Monitoring, Philips APAC, menjelaskan bahwa sejumlah rumah sakit yang telah bekerja sama dengan Philips telah melaporkan hasil yang sangat positif.

Hasil-hasil tersebut termasuk pengurangan hingga 40 persen alarm ICU yang tidak relevan secara klinis atau tidak perlu, pengurangan jam perawatan ICU sebesar 69 persen, dan penghematan biaya sekitar 1.770 dolar AS per pasien pada keseluruhan biaya rumah sakit. Lebih lanjut, rumah sakit yang menggunakan solusi Philips juga mengalami penurunan kejadian serangan jantung hingga 86 persen, serta penghematan biaya yang signifikan, yaitu sekitar 1,2 juta dolar AS.

Selain itu, digitalisasi alur kerja telah menghasilkan pengurangan penggunaan baterai sebesar 420.000 unit dan pengurangan penggunaan kertas sebesar 6,5 juta lembar. Pencapaian ini menunjukkan bahwa solusi inovatif Philips tidak hanya meningkatkan kualitas perawatan pasien, tetapi juga berkontribusi pada efisiensi operasional dan keberlanjutan lingkungan. Philips berkomitmen untuk terus berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan teknologi kesehatan baru, serta menjalin kemitraan strategis dengan berbagai pemangku kepentingan di industri kesehatan.

Tujuan utama Philips adalah untuk menciptakan masa depan kesehatan yang lebih baik bagi semua orang, dengan menyediakan solusi inovatif yang terjangkau, mudah diakses, dan efektif. Perusahaan percaya bahwa teknologi kesehatan memiliki potensi besar untuk mengubah cara perawatan kesehatan diberikan, dan Philips berdedikasi untuk mewujudkan potensi tersebut. Dalam acara Philips APAC Innovation Summit, Philips juga menekankan pentingnya keamanan data dan privasi pasien.

Perusahaan telah menerapkan langkah-langkah keamanan yang ketat untuk melindungi data pasien dari akses yang tidak sah dan memastikan bahwa data tersebut digunakan secara bertanggung jawab dan etis. Philips juga mematuhi semua peraturan dan standar yang berlaku terkait dengan privasi data dan keamanan informasi kesehatan. Dengan demikian, Philips tidak hanya berfokus pada inovasi teknologi, tetapi juga pada perlindungan hak-hak pasien dan menjaga kepercayaan publik terhadap sistem kesehatan

We have summarized this news so that you can read it quickly. If you are interested in the news, you can read the full text here. Read more:

antaranews /  🏆 6. in İD

Philips Inovasi Pemantauan Pasien AI Rumah Sakit Kesehatan Asia Pasifik Teknologi Kesehatan Singapura

 

United States Latest News, United States Headlines

Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.

Perusahaan Otomotif Ini Puncaki Inovasi Teknologi ChargingPerusahaan Otomotif Ini Puncaki Inovasi Teknologi ChargingCATL memperkenalkan baterai Shenxing 3 yang mampu isi daya mobil listrik 10–98% hanya 6,5 menit. Teknologi ini mendekatkan waktu charging dengan isi BBM konvensional.
Read more »

ZTE dan XLSMART luncurkan pusat inovasi di JakartaZTE dan XLSMART luncurkan pusat inovasi di JakartaZTE dan XLSMART meluncurkan pusat inovasi di Jakarta untuk mendukung pengembangan 5G-A dan AI di Indonesia. Berlokasi di kantor ZTE Indonesia di The East ...
Read more »

Dari Sampah Jadi Genteng, Prabowo Dorong Inovasi Bernilai EkonomiDari Sampah Jadi Genteng, Prabowo Dorong Inovasi Bernilai EkonomiPortal berita yang menyajikan informasi terhangat baik peristiwa politik, entertainment dan lain lain
Read more »

Perluas Jangkauan Global Melalui Inovasi, Semen Merah Putih Hadir di Intercem Asia 2026Perluas Jangkauan Global Melalui Inovasi, Semen Merah Putih Hadir di Intercem Asia 2026Di tengah kondisi industri yang penuh tekanan, kunci daya saing bukan hanya pada skala, tetapi pada seberapa efisien sistem yang kita bangun.
Read more »

Cdm Reda Manthovani Perkenalkan JAGAIN, Dorong Pengembangan Olahraga DisabilitasCdm Reda Manthovani Perkenalkan JAGAIN, Dorong Pengembangan Olahraga DisabilitasKejaksaan Agung Republik Indonesia (RI) menghadirkan program yang dapat mendukung pengembangan olahraga disabilitas di seluruh Indonesia melalui digitalisasi be
Read more »

Perkenalkan Arah Baru di Indonesia lewat 2026 Kia CollezionePerkenalkan Arah Baru di Indonesia lewat 2026 Kia CollezioneKia memperkenalkan arah baru di Indonesia melalui Kia Collezione dengan fokus pada standar global, desain, dan pengalaman berkendara yang lebih relevan.
Read more »



Render Time: 2026-05-08 09:19:13