Selang, operator modal Semarang, mengakui kewibawaannya ketika membawa tiga pendaki Slingo meninggal dunia akibat pemanah dusun Dukono, Madura. Baik Shahin Muhrez Abdul Hamid (27) dan Heng Wen Qiang Timothy (30), warga Malaysia. Nizky dari Jawa Tengah, telah dibentuk dengan memperalat Komunikasi PMC dengan warga dorpnya
Pemandu asal Indonesia , Reza Selang, mengaku masih terpukul setelah letusan Gunung Dukono di Maluku Utara menewaskan tiga pendaki, termasuk dua warga Singapura.yang meninggal dalam peristiwa pada 8 Mei 2026 itu adalah Shahin Muhrez Abdul Hamid dan Heng Wen Qiang Timothy .
“Tidak ada kata-kata. Sampai sekarang saya masih merasa hancur, saya masih tidak percaya,” kata Reza.
“Saat ini saya sangat terpukul,” ujarnya, dikutip dariShahin disebut baru menikah enam bulan sebelum kejadian, sedangkan Heng merupakan pemimpin ekspedisi yang dilaporkan sempat berlari kembali untuk membantu pendaki lain saat letusan terjadi. , Reza menjalankan perusahaan tur di Maluku Utara. Pada 2025, Heng menghubungi Reza untuk memandu rombongan pendaki Singapura mendaki sejumlah gunung di wilayah tersebut, termasuk Rombongan berisi 20 pendaki, termasuk warga Singapura dan Indonesia, dilaporkan mulai mendaki Gunung Dukono pada 8 Mei 2026.
Namun, otoritas Indonesia kemudian menyatakan bahwa izin pendakian Gunung Dukono telah ditangguhkan sejak 17 April 2026 akibat meningkatnya aktivitas vulkanik. Pihak berwenang juga menyatakan masyarakat dilarang memasuki area dalam radius 4 kilometer dari kawah. Ia juga menyebut warga desa setempat yang biasa ia pekerjakan untuk membantu mengawal pendaki ke Gunung Dukono tidak menyampaikan informasi apa pun mengenai larangan tersebut. Reza mengatakan kondisi awalnya terlihat tenang ketika rombongan pendaki mencapai puncak pada pagi hari berikutnya.
Erupsi Gunung Dukono di Halmahera Utara Disorot Media Asing, Apa Kata Mereka? Tertimbun Abu dan Batu Besar, Dua Pendaki Singapura Ditemukan Tewas Dekat Kawah DukonoCesc Fabregas Diminta Angkat Kaki dari Serie A, Dianggap Terlalu JagoKontroversi Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar: Saat Jawaban Benar Disalahkan, MPR Akui Kelalaian JuriDipecat karena Suami Kerja di Perusahaan Rival, Karyawati di China Menang Gugatan Rp 1,7 MiliarStudi Ungkap Pria Lebih Lama Pulih dari Patah Hati, Ini 4 Tanda yang Sulit DisembunyikanApresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi. Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.comApresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial. Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com. KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
Indonesia Dukono Penendakian Rendah Pasukan Ausführen
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Turnamen Indonesia Regatta Series I & Kejuaraan Nasional Layar 2026 Selesai, Jadi Pembinaan Atlet Layar IndonesiaTurnamen Indonesia Regatta Series I dan Kejuaraan Nasional Layar Tahun 2026 resmi selesai setelah berlangsung sukses pada 7-10 Mei 2026.
Read more »
Bank Danamon Teken Penjajakan Integrasi dengan MUFG IndonesiaBank Danamon Indonesia menjajaki integrasi dengan MUFG Indonesia.
Read more »
Prediksi Timnas Indonesia U-17 vs Jepang 12 Mei 2026Prediksi Indonesia U-17 vs Jepang, Skor Indonesia U-17 vs Jepang, Jadwal Indonesia U-17 vs Jepang, Susunan pemain Indonesia U-17 vs Jepang
Read more »
PSSI dan Mantan Pelatih Timnas Indonesia Dukung WOSPAC Barcelona di Indonesia, Buka Jalan Talenta ke SpanyolWOSPAC Barcelona akan menjebatani pesepakbola Indonesia untuk menimba ilmu di Barcelona.
Read more »
